JawaPos Radar

Cantiknya Batik Palbatu Khas Betawi

29/03/2017, 13:38 WIB | Editor: Ilham Safutra
Cantiknya Batik Palbatu Khas Betawi
Perajin Kain Batik Palbatu sedang mencanting (Rieska Virdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Hampir di setiap daerah di Indonesia ini memiliki batik sendiri dengan ciri khas masing-masing. Termasuk juga dengan Jakarta.

Daerah ini terkenal dengan batik Betawinya. Batik ini telah diperkenalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam setiap kegiatan. Ternyata, batik Betawi juga beragam. Ada satu batik yang menjadi ciri khas, yaitu Batik Palbatu.

Ditemui di Batik Art Gallery dalam acara ulang tahun pusat perbelanjaan Margo City bertema 11th Anniversary “Glitz in Style”, para perajin batik Palbatu begitu tekun saat menorehkan motif di kain.

Batik Palbatu rupanya digagas oleh tiga orang pemuda kreatif, Bimo, Iwan dan Hari atas tidak adanya kampung batik di wilayah Jakarta. Mereka mengimplementasikan gagasan itu dengan mendirikan Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu di wilayah Jalan Palbatu, Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan.

Ada motif khas batik Palbatu, yaitu topeng Betawi, Kembang Api, dan Burung Gelatik. Ciri khas lainnya, kain batik Palbatu biasanya berwarna terang dan cerah.

“Kami ciri khasnya topeng dan kembang api. Warna kainnya memang berani istilahnya ngejreng. Setiap daerah memiliki ciri khas,” kata salah satu perajin batik Palbatu di Margo City, Suti, Rabu (29/3).

Pembuatannya bisa memakan waktu 1-3 bulan tergantung keuletan si perajin. Para perajin berharap generasi muda mencintai budaya tanah air dengan melestarikan budaya itu sendiri. “Saat ini batik palbatu bukan hanya dipakai di acara-acara khusus, tapi sudah menjadi kain sehari-hari,” ungkapnya.

Dilansir dari laman Kampoeng Batik Palbatu, kehadiran Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu bertujuan untuk untuk mengenalkan budaya membatik kepada warga setempat dan  masyarakat di luar.

Selain itu, Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu juga ingin mengedukasi dan mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih sadar budaya.

Saat ini Hari yang bernama lengkap Budi Dwi Hariyanto sebagai motivator atau penggerak dari Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu lebih mengedepankan konsep pengenalan mengenai pernak pernik perlengkapan dalam membatik, misalnya canting, malam (lilin yang sudah dilumerkan), bahan kain, dan lain-lain terlebih dahulu, baru nanti dilanjutkan dengan program penyuluhan mengenai berbagai manfaat dari kegiatan membatik tersebut. (cr1/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up