JawaPos Radar

Ada Budaya Betawi di Batik Depok

28/11/2016, 20:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Ada Budaya Betawi di Batik Depok
Pengrajin batik khas Depok (Riska Dani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Keanekaragaman corak dan warna kain batik berbeda di setiap wilayah. Batik menjadi kebanggaan tanah air sebagai warisan budaya dunia yang diakui Unesco.

Masyarakat daerah penyangga ibukota mungkin belum begitu mengenal batik Depok.

Depok yang berada di pinggiran kota Jakarta memiliki warga dengan suku Betawi paling dominan. Kain batik yang diperkenalkan juga kental dengan budaya dan adat Betawi.

"Batik khas Depok, karena kita orang-orang Depok. Kita kembangkan budaya Depok lewat batik," kata salaah satu penggagas Batik Sukma di Depok, Udin.

Salah satu yang menjadi kebanggaan warga Betawi yakni kesenian Topeng Cisalak. Budaya Betawi tak dapat terlepas dari warga Depok.

"Semua yang kita bikin motif khas Depok. Seperti Topeng Cisalak. Lalu ikon Depok yang kaya dengan ikan hias neon tetra," katanya.

Sedikitnya lebih dari lima motif sudah diciptakan khas batik sukma asal Depok. Warna yang dominan seperti ikon Depok yaitu belimbing, kuninh dan hijau.

"Coraknya banyak. Dulunya kami belum punya pakem masih abstrak. Akhirnya banyak motif yang sudah kami kembangkan saat ini," tuturnya.

Udin menuturkan semua para penggagas batik sukma berasal dari para pemuda pengangguran yang iseng tidak punya pekerjaan. Mereka kemudian mengikuti pelatihan membatik.

"Awalnya kami pengangguran semua. Ada 20 orang yang kebetulan ikut pelatihan di dinas. Kami lalu percaya diri inisiatif berkumpul bikin," jelasnya.

Pemasarannya masih dilakukan konvensional dari mulut ke mulut. Pasalnya secara segi Sumber Daya Manusia (SDM) para pengrajin batik sukma belum begitu siap. Hanya saja impian mereka untuk menjadikan batik Depok go international terus diraih.

"Impian ada cuma butuh promosi banyak. Kami punya ciri khas, ini batik tulis dan butuh waktu cukup lama membuatnya. Kami bangga karema warga Depok, bikin batik di Depok, dan batik khas Depok," jelasnya.

Sedikitnya membutuhkan waktu antara 10 hari hingga 3 minggu dalam membuat batik sukma. Harga yang dibanderol antara Rp 250ribu-Rp 600ribu. (cr1/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up