JawaPos Radar

Plaza Indonesia Fashion Week 2018

Barli Asmara Sulap Batik Jambi Jadi Koleksi Busana Romatic Era 20-an

24/03/2018, 19:35 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Plaza Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi BATIK BERKAH by Barli Asmara di PIFW 2018. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Salah satu desainer berprestasi Indonesia, Barli Asmara sukses menampilkan koleksi terbarunya di hari terakhir pelaksanaan Plaza Indonesia Fashion Week (PIFW) 2018. Perancang mode yang baru tampil di New York Fashion Week tersebut hadir dengan proyek kolaborasi bersama Batik Berkah dari Jambi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengangkat unsur monochromatik, koleksi Barli untuk PIFW tahun ini menampilkan siluette luxurious tahun 1920 hingga 50-an. Sebanyak 20 rancangan gaun bertema BATIK BERKAH dikemas secara feminin dan romantik lewat palet warna pastel seperti ice blue, ice grey, silver, off white dan lavender.

"Memang kami menuangkan batik tradisional Jambi ini ke unsur tema tahun 20 hingga 50-an. Di mana, identik dengan detail mutiara, bulu bulu, raffles dan motif floral. Mulai dari rambut juga kita perhatikan, seperti model finger waves dengan tambahan aksesoris. Sehingga look-nya sangat feminim dan romantic," ujar Barli Asmara saat konferensi press di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (23/3).

Plaza Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi 'BATIK BERKAH' by Barli Asmara di PIFW 2018. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Untuk koleksinya kali ini, Barli mempergunakan kain batik khas Jambi yang terkenal dengan motif flora, fauna maupun alam. Di antaranya, terdiri dari rangkaian motif burung kuau, payah, bunga sepatu, bunga melati hingga daun temetas wayang gingseng. Sedangkan material yang digunakan untuk gaun meliputi tule, organza, dobi dengan hiasan bulu-bulu tipis.

Desainer yang dikenal sangat detail ini  mengungkapkan butuh waktu 2 bulan untuk mempersiapkan koleksinya pada PIFW 2018. Termasuk, bekerja sama dengan label aksesories Laciel Design yang erat dengan hiasan floral.

Tak hanya itu, Barli juga berkolaborasi dengan pengrajin sepatu lokal, VAIA untuk tampilan flat shoes berbahan mutiara dengan nada warna senada, yakni ice grey blue.

"Sudah sepantasnya kita mencintai produk lokal dan mendukung pengrajin batik. Saya bisa merepresentasikan batik dengan gaya modern, misalnya rok batik dipadukan dengan blazer. Benefitnya bukan hanya untuk saya, melainkan orang-orang seperti pengrajin Batik Jambi, Leciel Design, VAIA dan para pecinta fashion," pungkasnya.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up