alexametrics

Hair Dryer Bikin Rambut Rusak, Mitos Atau Fakta?

23 April 2019, 07:27:45 WIB

JawaPos.com – Rambut merupakan mahkota tubuh yang perlu dirawat guna menunjang penampilan pria maupun wanita. Namun, karena tuntutan pekerjaan hingga kegiatan yang padat, mengharuskan seseorang berbuat serba instan. Termasuk untuk mengeringkan rambut.

Biasanya, para perempuan menggunakan pengering rambut atau hair dryer dalam keseharianLalu, benarkah hair dryer bisa membuat rambut rusak?

Perlu diketahui, batang rambut dilindungi oleh kutikula. Kutikula tidak boleh terbuka, karena membuat korteks mudah terpapar bahan kimia atau polusi sehingga mudah rusak.

Salah satu penyebab kerusakan batang rambut adalah perawatan rambut atau hair styling, misalnya penggunaan catokan, hair dryer, serta alat curling.

Panas yang dihasilkan alat hair styling akan menigkatkan suhu air yang ada di akar rambut. Panas yang tiba-tiba akan membuat air di akar rambut menjadi uap dan terbentuk gelembung-gelembung dengan tekanan tinggi di batang rambut. Sehingga ini membuat rambut menjadi rapuh dan mudah patah.

PR Manager PT Kino Tbk., Yuna Eka Kristina dan dr. Gloria Novelita SpKK saat Media Talk ‘Bahaya Alat Hair Styling pada Rambut’ yang diselenggarakan Ellips Hair Vitamin. (Panitia)

Menurut dr. Gloria Novelita SpKK, rambut sehat adalah berkilat, ujungnya rata atau tidak bercabang, dan kuat (tidak mudah rontok). Struktur rambut terdiri dari kutikula, korteks dan medula.

Kutikula ini bentuknya seperti sisik yang bertumpuk, bertujuan untuk melapisi korteks. Korteks adalah bagian penting rambut. Di dalamnya berisi keratin atau protein rambut yang mengatur kekuatan rambut. Di sini juga terkandung serat dan pigmen warna rambut. Kesehatan korteks tergantung dari kutikula.

“Definisi rambut sehat adalah berkilat, ujungnya rata tidak pecah dan kuat. Secara medis dapat dijelaskan, ada alasan mengapa rambut sehat harus berkilat. Batang rambut dapat bersinar ketika terkena sinar matahari, karena permukaannya rata, sehingga bisa memantulkan sinar matahari dengan sempurna,” jelas dr. Grace dalam acara Media Talk ‘Bahaya Alat Hair Styling pada Rambut’ yang diselenggarakan Ellips Hair Vitamin dari PT Kino Tbk., Senin (22/4).

Menurut dr. Grace, jika memang harus menggunakan hair dryer setiap hari, maka perlu dilakukan perawatan rambut ekstra. Caranya dengan perawatan internal mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan rambut misalnya vitamin A, vitamin C, pro vitamin B5.

Kemudian perawatan eksternal yaitu memberikan vitamin perlindungan rambut terutama di permukaan batangnya. Perawatan rambut sebaiknya dilakukan secara rutin karena bermanfaat untuk pencegahan maupun perawatan bagi rambut yang terlanjur rusak.

“Harus dipahami bahwa perawatan rambut tidak instan, harus dilakukan setiap hari. Apalagi hair styling saat ini juga hampir dilakukan setiap hari,” saran dr. Grace.

PR Manager PT Kino Tbk., Yuna Eka Kristina menambahkan, penelitian yang dilakukan tahun 2017 dan melibatkan 11.000 responden menyatakan bahwa 40 persen perempuan terbiasa menggunakan alat pemanas rambut. Bahkan ada peningkatan 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak heran jika pembelian hair dryer juga meningkat. Hal ini juga dipicu semakin banyak pengguna hijab dan ikut berkontibusi pada pembelian hair dryer. Rata-rata pengguna hair dryer mengeringkan rambut 1-2 kali sehari.

“Panas hair dryer bisa mencapai 150 derajat Celcius. Tetapi dengan pengaturan jarak hair dryer dan rambut, rata-rata suhu yang sampai ke rambut 80-100 derajat Celcius. Bayangkan saja jika setiap hari rambut kita terkena panas dari hair dryer. Belum lagi paparan sinar matahari di negara tropis, maka perawatan rambut ekstra harus dilakukan,” jelas Yuna.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani