alexametrics

Anda Masih ‘Single’? Ini Kriteria Asuransi yang Cocok

23 Maret 2019, 13:15:42 WIB

JawaPos.com – Memiliki asuransi untuk kesehatan sangat penting di masa sekarang ini. Bagaimana tidak, dengan terus meningkatnya inflasi setiap tahun yang memengaruhi biaya rumah sakit, akibatnya biaya berobat ikut meningkat setiap tahunnya.

Maka, punya asuransi adalah solusi untuk menghadapi kondisi tersebut. Dengan adanya asuransi, Anda jadi terlindung dari risiko-risiko yang mungkin saja terjadi, tanpa harus pusing memikirkan biaya rumah sakit yang menggila.

Ada baiknya mulai memiliki asuransi sejak dini, saat mulai bekerja. Jangan tunggu nanti setelah menikah atau hari tua. Jika Anda sudah mulai muncul keinginan untuk memiliki asuransi saat masih lajang (single), perhatikan kriteria berikut seperti dikutip dari Cermati.com.

Anda Masih ‘Single’? Ini Kriteria Asuransi yang Cocok
Ilustrasi manfaat ikut program asuransi kesehatan (Pixabay.com)

1. Asuransi untuk Kecacatan Tubuh
Mengapa menjadi single Anda harus memiliki asuransi yang mengcover kecacatan tubuh? Ini karena Anda masih muda, jalan masih panjang.

Anda harus bisa menghindari risiko-risiko tersebut demi masa depan yang cerah. Sebab tubuh merupakan aset terbesar dalam melakukan berbagai aktifitas termasuk bekerja dan lainnya.

Oleh sebab itu, mulailah mengasuransikan tubuh Anda sebagai proteksi di masa mendatang. Tanyakan kepada perusahaan asuransi, bagian tubuh apa saja yang dicover dan berapa besar klaim serta premi per bulan. Ini dilakukan untuk menyesuaikan pendapatan Anda per bulannya.

2. Asuransi yang Memiliki Waktu Perlindungan Panjang
Anda tentu ingin memiliki perlindungan sepanjang waktu, tidak hanya sekadar setahun, dua tahun saja terlindungi. Sebab berbagai risiko bisa terjadi kapan saja.

Lebih baik, pilih perlindungan sepanjang waktu dari asuransi agar merasa tenang. Anda bisa menanyakan terlebih dahulu kepada perusahaan asuransi, jenis produk asuransi mana yang bisa memberikan perlindungan seumur hidup.

Kalau memang tidak ada, Anda bisa terus melanjutkan polis asuransi Anda ketika habis. Jadi, yang terpenting adalah sepanjang usia Anda terus terlindungi.

3. Asuransi yang Bisa Dicairkan Bila Tidak Melakukan Klaim
Beberapa perusahaan asuransi memiliki produk asuransi yang memungkinkan tertanggung mencairkan premi yang dibayarkan setiap bulan dalam kurun waktu tertentu apabila tidak melakukan klaim sama sekali.

Sesuai kesepakatan di awal polis. Jenis asuransi ini dikenal juga dengan istilah unit link, di mana uang Anda akan diinvestasikan.

Misalnya, Anda membayar premi sebesar Rp1 juta per bulan, dalam jangka waktu 5 tahun apabila tidak melakukan klaim sama sekali, Anda bisa mencairkan premi yang dibayarkan selama 5 tahun berikut dengan keuntungan investasi dan bunganya.

4. Asuransi yang Cara Klaimnya Mudah
Sebelum memilih untuk membeli asuransi, pelajari terlebih dahulu perusahaan yang menawarkan asuransi tersebut. Lakukan riset kecil-kecilan di internet apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki cara klaim yang ribet atau tidak.

Selain itu, Anda juga bisa menanyakan kepada teman atau saudara yang lebih dahulu menggunakan asuransi. Perusahaan asuransi yang memiliki nama, cenderung memiliki cara klaim yang mudah.

Oleh sebab itu, pilihlah perusahaan asuransi yang mudah cara klaimnya. Jangan sampai nanti Anda malah pusing dengan prosedur rumit saat mengajukan klaim.

5. Asuransikan Juga Kendaraan
Bagi Anda yang masih single dan memiliki kendaraan. Ada baiknya, Anda juga mengasuransikan kendaraan yang dimiliki. Ini untuk jaga-jaga atas risiko yang mungkin terjadi kedepannya.

Kendaraan adalah aset berharga yang nilai jualnya lumayan. Oleh sebab itu, hal tersebut harus diproteksi dengan baik.

Salah satu cara terbaik untuk melindungi kendaraan Anda adalah dengan mendaftarkannya ke asuransi. Jika dirasa berat membayar preminya, pilih saja jenis asuransi Total Loss Only (TLO) yang nilai preminya cenderung lebih kecil.

6. Mengasuransikan Properti atau Rumah
Beberapa orang yang masih lajang dan belum menikah pasti memiliki keinginan untuk membeli rumah terlebih dahulu. Sehingga memudahkan kehidupan rumah tangga nantinya.

Namun memiliki rumah memiliki risiko juga, misalnya terkena banjir atau kebakaran. Tapi jangan takut, risiko tersebut bisa dicegah bila memiliki asuransi. Sebab ada jenis asuransi yang melindungi properti seperti rumah, bangunan, dan lain sebagainya. Jangan Ragu Punya Asuransi dan Sesuaikan dengan Penghasilan

Memiliki asuransi memang penting dilakukan sejak dini. Namun, sesuaikan juga premi yang dibayarkan dengan penghasilan. Jangan karena ingin semuanya terlindungi, uang penghasilan habis untuk bayar asuransi saja. Anda bisa menyisihkan kira-kira 10 persen dari penghasilan untuk asuransi.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri

Copy Editor :

Anda Masih ‘Single’? Ini Kriteria Asuransi yang Cocok