JawaPos Radar

Selain Orisinalitas, Ini Rahasia Sukses Desainer Vivi Zubedi

22/07/2018, 13:25 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Selain Orisinalitas, Ini Rahasia Sukses Desainer Vivi Zubedi
Desainer busana muslim Vivi Zubedi (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Untuk bisa bertahan di industri fashion hingga karyanya mendunia, tentu banyak hal yang harus dipenuhi oleh para perancang mode. Tidak hanya sekedar membuat karya dekoratif, namun standar kualitas Internasional wajib diterapkan. Hal itulah yang saat ini tengah dilakukan Vivi Zubedi untuk bisa 'Go Global' lewat label fashion ViZu miliknya.

Menghadapi ketatnya persaingan global, secara umum ia menjelaskan seorang desainer harus memiliki unique selling point. Dalam arti, ia harus memiliki karakter kuat yang bisa dijual berupa desain dan potongan pakaian yang unik. "Setiap desainer harus punya karakter, yang akan menentukan pasarnya masing-masing," tuturnya saat berbincang dengan JawaPos.com di butik miliknya, di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Senin (16/7).

Hal berikutnya yang sering dilupakan desainer lokal adalah soal quality standard. Menurutnya tolak ukur kesuksesan tidak melulu ditentukan dari kuantitas penjualan produk, namun lebih dari itu adalah kualitas. Vivi bilang untuk dapat bersaing ke tingkat global, Indonesia harus bersatu mengikuti standar kualitas Internasional.

Selain Orisinalitas, Ini Rahasia Sukses Desainer Vivi Zubedi
Butik milik Vivi Zubedi di Kawasan Kemang,Jakarta Selatan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

"Kita sering kalah dengan brand luar karena persolan quality. Untuk saya sendiri kesalahan umum saat awal karir adalah belum memperhatikan label wash direction, hang tag, dan juga finishing stitching, padahal itu perlu," tegasnya.

Ibu tiga orang anak itu menekankan, untuk bisa meraih pasar Internasional, seorang perancang harus berani mengeksplor ide dengan melihat tren yang ada di pasar global. Contohnya soal eksplorasi warna yang saat ini cenderung didominasi pastel, menurutnya mereka bisa memilih warna lain yang lebih berani dan 'out of the box'.

"Begitu juga dengan gaya harus punya look yang fit in dengan pasar global. Misal potongan abaya bisa dikombinasikan dengan gaya yang lebih swag atau American style. Mungkin akan terlihat nyeleneh, tapi branding lebih inovatif," sambung Vivi.

Sebagai desainer pakaian muslim, tak lupa dirinya juga memperhatikan aturan syariat yang berlaku. Saat ini Vivi sedang giat merealisasikan program pemberdayaan pengusaha lokal dan UMKM, berbasis ekonomi syariah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan, seperti memenuhi standar halal dan syariat.

"Karena Indonesia saat ini sedang mengembangkan ekonomi syariah dalam bidang apapun. Kebetulan saya juga seorang akuntan, jadi mengerti beberapa hal yang berkaitan dengan usaha. Saya ingin menggerakkan ekonomi syariah untuk go global," jelasnya.

Untuk merealisasikan visi tersebut, saat ini Vivi tengah bekerjasama dengan departement ekonomi dan keuangan syariah, Bank Indonesia untuk menyusun program bagi kemajuan industri lokal kreatif.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up