alexametrics

Sentuhan Musim Semi Ala Ivan Gunawan Lewat Koleksi ‘Nostalgia’

21 Maret 2019, 20:14:59 WIB

JawaPos.com – Sosok serba bisa dan bertalenta desainer Ivan Gunawan kembali memberikan angin segar di panggung mode Indonesia khususnya modest wear. Yup, lewat tangan dinginnya, Ivan kembali menyapa pencinta mode dengan koleksi busana yang fresh dan berani keluar dari zona nyaman tren modest wear.

“Saya ingin keluar dari zona nyaman, terutama permainan warna. Modest wear bukan hanya pastel, tapi juga keren dengan warna-warna pekat,” terang Ivan dalam konferensi pers sebelum fashion show di Jakarta beberapa waktu lalu.

Warna-warna pekat seperti mustard, navy, coklat gelap, hijau, merah hingga hitam tertuang dalam koleksi label Mandjha Hijab dan Khalif terbaru dengan tema ‘Nostalgia’. Ivan menuturkan ‘Nostalgia’ diangkat karena terinpirasi dari perjalanannya ke Eropa saat musim semi.

ivan gunawan, modest wear,
Koleksi Mandjha Hijab dan Khalif dengan warna-warna pekat serta tabrak motif. (Tim Muara Bagdja/Hanung Hambara/Jawa Pos)

“Selama melakukan perjalanan ke Eropa, dan musim yang saya suka adalah musim semi, dari situ saya dapat inspirasi,” sambung Ivan.

Kenangan akan perjalanan itulah yang dituangkan Ivan dalam koleksi ‘Nostalgia’. Musim semi yang identik dengan angin dituangkan Ivan dengan potongan yang flowy dan bermain layering. Keduanya diterapkan dalam bentuk baju terusan longgar, outer, dan blouse dalam koleksi Mandjha.

“Saya hadirkan penawaran baru, desain saya tentu mengikuti syariat meskipun layering tapi tidak membentuk tubuh,” tukasnya.

Sedangkan warna pekat yang dikatakan Ivan seperti mustard hadir dalam baju terusan panjang, rok, outer, dan blouse. Warna mustard memang berhasil mencuri perhatian, bagaimana Ivan membuat warna tersebut sangat enak dipandang. Kuning dan atau mustard juga memberikan kesan hangat.

Dalam koleksi Mandjha Hijab untuk Ramadan ini, Ivan juga menunjukkan bagaimana padu padan tabrak motif yang chic. Misalnya terlihat blouse bermotif bunga yang didominasi mustard dipadukan dengan rok abu-abu bermotif wajik atau belah ketupat hitam yang kecil.

Sedangkan untuk bahan, Ivan menggunakan material tweed yang mewah, voile, dan brokat. Ivan pun memerhatikan detail seperti smock yang diterapkan pada baju terusan longgar bagian bawah, rok, dan lengan.

Meski Ivan menitikberatkan pada warna pekat, ada beberapa busana yang sedikit soft seperti peach dan krem. Sedangkan untuk Khalif, baju koko pun dimainkan dalam warna-warna pekat. 

Koko yang dihadirkan Khalif tertuang dalam potongan panjang dan pendek. Terlihat lebih kekinian dengan paduan celana chino maupun katun semata kaki dan di atas mata kaki. Sehingga terlihat seperti cingkrang. Jika bicara tentang syariat, gaya ini tentunya sejalan dengan ajaran Islam yang menyunahkan memakai celana di atas mata kaki.

Selain koleksi yang terlihat berbeda, untuk menguatkan karakter busana Mandjha Hijab dan Khalif, Ivan memang memberikan suguhan yang berbeda pada panggung. Jika Anda mengetahui fashion show Chanel Fall/Winter 2018/19, panggung show tunggal Ivan tak jauh berbeda dengan itu.

Dengan 120 koleksi yang terdiri dari 60 Mandjha Hijab, 40 Khalif, dan 20 set untuk keluarga, para model berjalan di atas ‘lautan’ daun kering. Pohon-pohon dengan ranting tanpa daun pun disuguhkan di panggung yang diperkuat dengan desir angin.

Sebelum show, Ivan memang menegaskan kalau pertunjukkan tunggalnya kali ini sangat berbeda. “Saya menamakan panggung saya ini kolosal fashion show,” ujar Ivan.

Ketika disinggung apakah panggungnya terinspirasi dari Chanel, ia pun membenarkannya. “Saya memang terinspirasi dari itu (Chanel), Karl Lagerfeld sendiri banyak menginspirasi saya dan dia kalau bikin pertunjukan selalu tidak biasa. Dan ini dalam bentuk kecilnya,” sambung pria yang juga presenter ini.

Perlu diketahui, label Mandjha Hijab merupakan koleksi Ivan yang memang dikhususkan untuk modest wear dan hijab. Sedangkan Khalif adalah label Ivan khusus menswear. Untuk harga, koleksi Mandjha Hijab dibanderol mulai dari Rp 149 ribu hingga Rp 799 ribu. Sedangkan Khalif mulai dari Rp 159 ribu.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Copy Editor :

Sentuhan Musim Semi Ala Ivan Gunawan Lewat Koleksi 'Nostalgia'