JawaPos Radar | Iklan Jitu

Lepas dari Perawatan Dokter, Nindy Gunakan Sabun Muka Rp 10.000-an

18 Desember 2018, 08:38:30 WIB
tips kecantikan, rutinitas skin care, nindy parasady,
Nindy Parasady mulai membiasakan belajar merawat kulit dari ulasan beauty blogger untuk menemukan produk yang cocok. (Instagram @nindyparasadyharsono)
Share this

JawaPos.com - Siapa yang tak ingin memiliki kulit mulus seperti Nindy Parasady? Tentu semua orang bertanya-tanya cara pelantun 'Cinta Cuma Satu' ini dalam merawat kulit.

Nindy memang pernah merawat kulit dengan obat dokter. Tapi seiring berjalannya waktu ia mencoba untuk mempelajari perawatan kulit yang mudah didapat dengan harga yang terjangkau.

"Aku zaman dulu suka ke dokter,  seiring berjalan waktu kadang- kadang kan bosan pengen mengikuti seperti beauty blogger, nontonin youtube duh kok kayanya pengen ya unboxing ini itu ini itu, cobalah trial and eror dulu," kata  Nindy Parasady, ketika ditemui di acara peluncuran Revlon Colorstay Full Cover Foundation, di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, pada beberapa waktu lalu.

Walau pada awalnya jerawat dan bruntusan bermunculan, ia tetap penasaran untuk mempelajari perawatan kulit sendiri dengan perlahan. Akhirnya ia menemukan salah satu brand toner yang cocok untuk kulit wajahnya.

Begitu juga dengan sabun wajah yang sebelumnya ia pernah membeli produk yang mahal. Kini ia justru berlabuh pada sabun harga sekitar Rp 10.000 yang ditemukan di mini market.

"Intinya adalah sabun cuci muka apa aja cocok," tambah ibu dua anak ini.

Setelah mencuci wajah, ia memakai toner, serum, moisturizer. Lalu saat malam hari ia memakai night cream dan eye cream. Biasanya Nindy lebih mengutamakan moisturizer atau krim yang kandungannya untuk menghidrasi.

"Kan kita Indonesia ya dan aku kan juga kena paparan lighting, make up, ada beberapa area yang harus dibooster, merasa tidak kalau abis cuci muka kulitnya kayak ngerasa kering maka kita butuh toner atau lotion yang mengandung hydrate," ujarnya.

Lalu setiap seminggu sekali ia memakai sheet mask. Baginya merawat kulit tidak harus menunggu usia menua. Bahkan merawat kulit harus dimulai sejak usia dini.

Perawatan pun tidak harus mahal, bahkan ia sesekali memakai lulur tradisional. Sebagai seorang perempuan apalagi yang sudah berkeluarga, perawatan merupakan suatu 'me time' di kala sibuk mengurus anak dan kesibukan lainnya.

Editor           : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter      : (Inr/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini