alexametrics

Cerita Desainer Senior Soal Tren Busana Muslim: Banyak Kritikan!

17 Januari 2018, 19:05:30 WIB

JawaPos.com – Tren busana muslim di tanah air berkembang pesat. Begitu banyak desainer baru bermunculan memberikan pilihan koleksi yang beragam. Jika dibandingkan era tahun 1970an, seseorang memakai busana muslim masih dianggap kuno dan kaku.

Desainer Senior Harry Darsono pun sempat mengalami perjuangan untuk membesarkan busana muslim. Ketika tahun 1970an dia membuatkan busana muslim, Harry justru dipandang sebelah mata. Memakai kerudung saat itu, terkesan kaku dan tidak gaya.

“Saya dulu perkenalkan busana muslim yang pertama. Wah banyak kritikan dipandang sebelah mata. Kok busana dikasih agama nanti ada busana Budha, Hindu, Katolik dan lain-lain,” ungkapnya di sela-sela Indonesian Arts Exhibition di Jababeka Convention Center (JCC) Cikarang, Rabu (17/1).

Saat itu, Harry hanya bisa diam saja. Sampai pada tahun 1975, dia mendesain busana muslim untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin dan istri ketika akan berangkat haji.

“Mereka mau naik haji saat itu maka ingin meminta saya membuatkan desain busana muslim yang praktis buat kerja bisa dan buat sehari-hari bisa. Akhirnya saat itu dipuji, dan yang dulu mencemooh saya malah jualan hijab sekarang,” tukasnya tertawa.

Menurutnya, ciri khas modest wear tanah air memiliki karakteristik busana yang simple, cantik, dan rapi. Indonesia lebih bermain di skala Ready to Wear atau Daily Wear untuk busana sehari-hari.

“Dibandingkan negeri sebelah kita menang. Apalagi dibandingkan Timur Tengah ribet. Terlalu berat banyak ornamen,” jelas perancang gaun Lady Diana itu.

Untuk tips padu padan, modest wear saat ini menurutnya bisa dipadukan dengan banyak jenis busana dari mulai denim, kaos, tunik, dress panjang, outer, dan lainnya. Sayangnya, dia mengkritik untuk warna modest wear masih kurang berani.

“Nah desain kita masih miskin warna. Padahal Indonesia ini kan kaya warna. Tunjukkan dong kita terdiri dari berbagai macam budaya agama dan suku serta akulturasi lainnya,” papar Harry.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : (ika/JPC)

Cerita Desainer Senior Soal Tren Busana Muslim: Banyak Kritikan!