JawaPos Radar

Pahami Pakemnya, Muslimah Tetap Bisa Tampil Modern dengan Kebaya

14/07/2018, 09:05 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Pahami Pakemnya, Muslimah Tetap Bisa Tampil Modern dengan Kebaya
Vera Anggraeni usai usai menghadiri konferensi press Jakarta Wedding Festival 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (13/7). (Muhammad Hafidh/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Untuk terlihat lebih modern, tak jarang para desainer memodifikasi kebaya dengan kerah yang lebih terbuka. Bahkan untuk menunjukkan kesan ramping, potongan press body pun sering terlihat.

Namun, bagaimana jika kebaya digunakan untuk perempuan berhijab saat pernikahan? Adakah aturan tertentu agar tidak melanggar aturan syariat?

Diungkapkan desainer kebaya Vera Anggraeni, perempuan berhijab tentu bisa menggunakan kebaya saat menikah. Namun sebaiknya tidak memiliki potongan yang ketat atau press body. Sebab perempuan muslimah memiliki aturan khusus untuk berbusana sopan, seperti moment pernikahan.

"Sebenarnya bisa dibilang kebaya identik dengan busana yang ngepas atau ketat. Potongannya pun memang ramping. Jadi untuk perempuan berhijab bisa saja memakai, namun sebaiknya pilih cutting yang gak ngepas, misalnya dengan kebaya kurung," ujarnya kepada Jawapos.com usai menghadiri konferensi press Jakarta Wedding Festival 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (13/7).

Pemilik label Vera Kebaya tersebut menjelaskan perempuan manapun bisa tampil cantik dengan kebaya, tak terkecuali muslimah. Namun agar tak menunjukkan lekuk tubuh, kebaya harus dibikin dengan potongan yang lebih lebar atau model blouse seperti baju kurung. Pakem kebaya sebaiknya juga jangan diabaikan, seperti siluette dengan kerah 'V' dan lengan panjang.

Selain potongan baju, hal lain yang harus diperhatikan adalah penggunaan aksesories. Kebaya untuk perempuan muslimah sebaiknya hindari pelengkap aksesori yang berlebihan, misalnya pada bagian kepala. Sebab akan menghilangkan esensi pakem kebaya dan syariat itu sendiri disamping kurang enak pandang mata.

"Aksesories harusnya lebih simpel tidak seheboh tradisional. Jangan dipaksain pake embel-embel. Kalo untuk kebaya Padang dan Sumatera masih bisa dipasangkan aksesoris yang bling-bling, tapi kalo kebaya Jawa kurang sesuai," tuturnya.

Ditanya model kebaya yang saat ini banyak digemari calon pengantin, pihaknya mengatakan model klasik masih menjadi incaran. Hingga saat ini kebaya model kutubaru banyak dipesan saat resepsi sebab bentuknya memberikan efek natural pada tubuh si pemakai.

Selain itu kebaya jenis ini bisa digabungkan dengan bahan-bahan yang lebih modern, seperti lase dan jaquard. Selain itu penggunaan drappery pada bagian depan dan belakang juga menambah sisi modern.
Menurutnya sah-sah saja memodifikasi kebaya sejauh tidak bertentangan dengan pakem.

"Trend kebaya sekarang makin berkembang. Bermunculan ide baru, misalnya sekarang lebih bertekstur kaya jaquard dibikin model kutubaru. Sehingga modelnya tradisional tapi ada sentuhan modern," pungkasnya.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up