alexametrics

Ini Sejarah Mengapa Cokelat Dianggap Romantis Saat Valentine

14 Februari 2019, 12:40:23 WIB

JawaPos.com – Setiap kali Valentine’s Day atau Hari Kasih Sayang, biasanya seseorang memberikan cokelat untuk orang-orang tersayang. Cokelat dan bunga dianggap sebagai pemberian paling romantis di hari kasih sayang.

Dilansir dari Eat Sip Strip, Kamis (14/2), di Amerika Serikat faktanya pada 13 Februari adalah hari terbesar dalam setahun untuk penjualan cokelat. Setiap orang membeli cokelat dan ludes hanya dalam seminggu saja.

Cokelat identik dengan cinta. Namun di balik itu semua, ada sejarah perjalanan panjang mengapa cokelat dianggap romantis. Selama ribuan tahun, budaya masyarakat asli di Meksiko dan Amerika Tengah mengonsumsi cokelat sebagai minuman pahit. Suku Maya dan Aztec menggiling biji kakao dan mencampurkannya dengan air, cabai, dan tepung jagung untuk membentuk minuman yang kental dan berbusa.z

Menurut Sejarawan Makanan dan Penulis The American Plate, Libby O’Connell, mengatakan cokelat makin digemari dan dimulai ketika penjajah Spanyol tiba di Mexico City. Orang Spanyol menyerang pada tahun 1519, dan mereka melihat Montezuma [raja Aztec] minum minuman ini.

“Mereka mengatakan dia (raja) minum 50 cangkir sehari, dan itu juga menjadi asumsi bahwa dia harus meminumnya untuk meningkatkan staminanya,” ungkap O’Connell.

Orang Spanyol kembali ke Eropa dengan kakao dan resep minuman cokelat sebagai afrodisiak atau peningkat stamina. “Namun itu semua dikontrol dengan ketat,” kata O’Connell.

Popularitas minuman ini menyebar ke koloni-koloni Amerika, meskipun pada saat itu cabai dalam resep telah diganti dengan gula untuk orang-orang Eropa dan Amerika yang suka dengan minuman manis. Pada pertengahan abad ke-19, cokelat telah disempurnakan menjadi bentuk padat. Namun harganya masih mahal.

Pada tahun 1900, Milton Hershey mengumumkan bahwa dia telah menciptakan kenikmatan yang dapat dirasakan siapa pun di gerai Hershey yang sekarang ada di mana-mana. O’Connell mengatakan daya pikat cokelat tersebut bisa dijadikan sebagai hadiah romantis di mana pun.

“Cokelat kelas atas memiliki rasa yang kuat dan lembut di mulut. Rasanya lezat, tidak mengherankan bahwa cokelat yang baik membuat orang merasa romantis,” ungkapnya.

Hadiah cokelat juga telah lama menjadi cara untuk menunjukkan kepada orang yang terkasih sebagai ungkapan rasa sayang. O’Connell menunjukkan bahwa banyak juga saat peradaban kuno menggunakan biji kakao sebagai mata uang.

“Jadi, cokelat begitu berharga,” ujarnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Ini Sejarah Mengapa Cokelat Dianggap Romantis Saat Valentine