JawaPos Radar

Kritikus Mode Puji Sikap Jokowi Saat Kenakan Jaket Almamater di Korea

12/09/2018, 10:44 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Jokowi, pakaian jokowi,
Presiden Joko Widodo menggunakan jaket almamater Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan. (Instagram Sekretariat Kabinet)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mengenakan jaket almamater mahasiswa Korea saat menyambangi Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan, pada Selasa, 11 September 2018. Ketika sampai, Presiden Jokowi mengenakan jaket almamater mahasiswa dengan warna dominasi biru dongker putih disertai logo kampus tersebut.

Kritikus Mode Sonny Muchlison memuji penampilan Presiden Jokowi yang menghargai masyarakat Korea dengan mengenakan pakaian almamater kampus tersebut. Dengan penampilan tersebut, Sonny menilai Presiden Jokowi sangat memahami untuk mengapresiasi tempat dia berkunjung.

"Kan Pak Jokowi pakai jaket almamater universitas. Itu sebuah kehormatan. Kalau protokoler yang tahu, itu sebuah respect. Istilahnya setiap pribadi itu, selama memenuhi kode etik yang sudah diperhitungkan itu bentuk penghormatan," katanya kepada JawaPos.com, Rabu (12/9).

Jokowi, pakaian jokowi,
Presiden Joko Widodo menggunakan jaket almamater Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan. (Instagram Sekretariat Kabinet)

Menurut Sonny, apa yang dikenakan Presiden Jokowi pantas dan tidak berlebihan. Sebab mantan Wali Kota Solo itu masih mengenakan sepatu pantofel bukan sneakers.

"Saya menyebut gaya Pak Jokowi sebagai gaya busana yang Smart Casual. Terlihat dari penampikannya pakai jaket almamater tetapi masih menggunakan sepatu pantofel bukan sneakers," ungkapnya.

Sehingga ketika masih menggunakan sepatu pantofel artinya Presiden Jokowi memahami acara tersebut merupakan acara formal. Apalagi jaket tersebut tetap diresleting hingga bagian atas leher tanpa lengan digulung.

"Jaketnya kan tidak dibuka. Diresleting sampai atas, rapi. Dengan menggunakan celana bahan," jelasnya.

Di hadapan mahasiswa Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan, Presiden Jokowi berbicara soal kejujuran dan integritas. Ayah tiga anak itu juga berbicara soal keberanian yang diperlukan terutama dalam pengambilan keputusan karena setiap keputusan mengandung risiko.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up