JawaPos Radar

Jokowi Memilih Gaya Jas Seperti Super Junior, Kritikus Mode: Respect

12/09/2018, 11:35 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
kunjungan jokowi ke korea, cara pakaian jokowi, super junior,
Presiden Joko Widodo dan ibu negara Iriana Jokowi saat bertemu dengan boyband Super Junior (Instagram Super Junior)
Share this image

JawaPos.com - Dalam lawatannya ke Korea Selatan, Presiden Joko Widodo bertemu dengan boyband Super Junior (SuJu). Presiden Jokowi memuji penampilan Super Junior ketika tampil memesona di atas panggung upacara penutupan (Closing Ceremony) Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno pada 2 September lalu.

Ketika bertemu dengan para personel Super Junior, Presiden Jokowi ibu negara Iriana Jokowi tampak mengikuti gaya pose khas SuJu untuk berfoto. Mereka juga bersama-sama melakukan goyangan khas Presiden Jokowi yaitu Goyang Dayung.

Berbeda dengan penampilannya ketika menyambangi Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan yang menggunakan jaket almamater, saat bertemu Super Junior, Presiden Jokowi memilih menggunakan jas. Jas yang dikenakan berwarna biru dongker dengan kemeja putih tanpa dasi. Kritikus Mode Sonny Muchlison menilai Presiden Jokowi paham betul bagaimana menghargai pengundang.

"Bukan soal tahu momen, tapi Pak Jokowi paham respect kepada si pengundang. Dia (Jokowi) tahu bahwa gaya busana Super Junior memang selalu identik pakai jas. Sehingga menyesuaikan," papar Sonny kepada JawaPos.com, Rabu (12/9).

Super Junior selama ini memang selalu berpenampilan rapi dan formal dengan menggunakan jas.  "Memang Super Junior itu khasnya adalah jas. Enggak mungkin kan Pak Jokowi pakai baju santai kaos bertemu mereka," ungkapnya.

Sonny juga mengacungi jempol mengapa Presiden Jokowi tak memilih batik saja saat bertemu Super Junior atau menyambangi Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan. Sebab menurutnya, banyak pejabat di negeri ini yang tak paham harus mengenakan pakaian apa ketika menghadiri suatu acara.

"Jadi banyak pejabat apa-apa pakai batik. Tahunya batik doang kalau formal. Batik selalu dianggap paling aman, karena enggak tahu lagi mau pakai apa. Dan enggak mungkin Pak Jokowi mengenakan kemeja putih digulung lengannya saat di sana (di Korea)," tukasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up