alexametrics

9 Cara Melatih Anak Sejak Dini Agar Jadi Pemimpin dan Pebisnis

12 Juli 2019, 09:05:29 WIB

JawaPos.com – Anak-anak bisa tumbuh mandiri sesuai pola asuh dari orang tua. Anak-anak yang sukses pada masa depan untuk mengembangkan usaha sendiri, pasti dididik untuk menghargai jerih payah sesuatu. Jiwa yang mandiri bisa ditanamkan kepada anak sejak dini untuk membekali mereka jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan saat menjadi dewasa.

Membentuk jiwa kewirausahaan atau bisnis kepada anak-anak sejak usia dini sangat penting untuk kemajuan sebuah bangsa. Dengan demikian, pola pikir (mindset) anak-anak akan berubah, dari yang ingin bekerja menjadi wirausaha dengan membuka lapangan pekerjaan.

Komunitas bisnis terbesar yang ada di 95 kota Indonesia dan 5 negara yang diberi nama Tangan di Atas (TDA) menyelenggarakan event untuk anak-anak dengan tujuan membentuk enterpeneurship sejak dini. Event ini pertama kali dilakukan dengan nama TDA Kids Preneur Camp 2019 yang dilaksanakan di Singosari, Malang, Jawa Timur, selama 3 hari mulai dari 4 Juli hingga 6 Juli 2019.

“Untuk pertama ada 56 anak yang ikut serta dalam TDA Kids Preneur Camp 2019. Sudah saatnya memberikan pendidikan enterpreneurship terhadap anak-anak sejak dini,” ungkap Presiden Tangan di Atas (TDA), Donny Kris Puriyono dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Kamis (11/7).

Anak-anak dari berbagai kota dengan usia 7 sampai 15 tahun sangat antusias dengan program yang diberikan oleh TDA Kids. Pada hari pertama, anak-anak belajar mengenal visi hidup melalui Dream Board dengan materi yang diberikan oleh coach Erita Zurahmi.

Kemudian masing-masing anak-anak mengeksplorasi mimpi dan visi hidupnya yang telah ditempel dalam Dream Board masing-masing. Ada juga cerita inspiratif dari kisah nyata Top Ittipat pengusaha muda asal Thailand yang sukses dengan bisnis keripik rumput lautnya yang dijual ke berbagai negara.

Hari selanjutnya ada outbond, menghias donat, belajar fotografi sederhana, dan tips berjualan di Instagram. Anak-anak juga diajak melihat langsung proses bisnis ke Outlet Malang Strudel untuk melihat proses jual beli. Dilanjutkan ke Bakso Nawak, anak-anak mendapat materi tentang makanan yang halal dari pakar kuliner Yuyun Anwar. Anak-anak diberi kesempatan untuk belajar langsung membuat bakso sendiri, dimasak sendiri lalu dimakan bersama-sama.

“Enterpreneurship mengajarkan kedisiplinan, kemandirian, dan berbagai hal positif lainnya kepada anak-anak,” tegas Donny.

Kegiatan melatih kewirausahaan pada anak oleh TDA (TDA)

Dilansir dari Life Hack, ada peran pola asuh orang tua untuk membantu anak-anak mengembangkan jiwa kemandirian, kedisiplinan, dan jiwa wirausaha. Berikut pembahasannya.

Literasi Keuangan
Literasi keuangan adalah sesuatu yang perlu dimiliki semua anak saat ini. Sayangnya, sekolah sering tidak memberikan perhatian yang cukup untuk bidang ini dalam pendidikan anak. Ajari anak-anak tentang uang sejak usia dini secara bijak untuk memberi mereka landasan yang kuat dalam keuangan. Mendidik anak-anak menabung dan berinvestasi serta menunjukkan pada mereka bagaimana uang dapat digunakan dengan bijaksana.

Kreativitas
Bantu anak-anak mengenali bahwa dunia di sekitar mereka penuh peluang bisnis, dan menemukan mereka hanya memerlukan kreativitas.

Rasa Ingin Tahu
Dorong anak-anak mengembangkan pikiran ingin tahu dan terus-menerus mengajukan pertanyaan. Jangan biarkan mereka merasa terlalu nyaman dengan solusi yang sama untuk masalah. Mereka harus mempelajari banyak hal dan terbuka untuk ide-ide baru dan cara-cara baru dalam melakukan sesuatu.

Tujuan dan Perencanaan
Adalah bagian integral dari kesuksesan. Semakin cepat anak belajar bagaimana merencanakan, menetapkan tujuan yang realistis, dan mengikuti prosedur yang ditetapkan hingga selesai, semakin baik.

Kerja Tim
Anak Anda juga perlu belajar cara bermain yang baik dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.

Pujian dan Hadiah
Memberikan yang terbaik dalam segala hal yang mereka lakukan membuat anak-anak bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Berikan mereka pujian.

Ajari Ketika Gagal
Di sekolah, anak-anak belajar bahwa kegagalan itu buruk. Tapi, di dunia wirausaha, kegagalan bisa baik dan menjadi pembelajaran.

Keterampilan Komunikasi
Berkomunikasi secara efektif memungkinkan anak-anak mengartikulasikan ide-ide mereka dan mengutarakan pikiran mereka.

Jadilah Teladan
Pada akhirnya, banyak wirausahawan mengatakan hal terpenting yang menginspirasi dan memotivasi mereka untuk mencapai kesuksesan wirausaha adalah pengaruh yang mereka miliki dari orang tua. Mereka belajar sebagian besar dari apa yang mereka ketahui dari orang tua.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani