JawaPos Radar

Rilis Koleksi Sportswear, Desainer Ini Bicara Issue Imigran di NYFW

10/07/2018, 17:25 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Rilis Koleksi Sportswear, Desainer Ini Bicara Issue Imigran di NYFW
Karya Willy Chavarria di Men's New York Fashion Week (NYFW). (Hollywood Reporter)
Share this image

JawaPos.com - Berkarya memang tidak bisa dibatasi. Sebuah karya akan lebih berkesan apabila memiliki sebuah pesan didalamnya. Seperti yang dilakukan seorang perancang mode keturunan Meksiko-Amerika, Willy Chavarria. Ia akan memberikan kejutan lewat karya terbarunya pada gelaran Men's New York Fashion Week (NYFW).

Dilansir dari Hollywood Reporter, Selasa (10/7), disaat desainer lain hanya mengikuti tren yang ada, namun Willy berjanji untuk menghadirkan momen fashion yang tak biasanya hanya di NYFW. Menyuarakkan aspirasi kaum minoritas di Amerika, ia pun berani untuk mencampurkan politik dan mode menjadi satu.

Bertepatan dengan krisis imigrasi yang berkembang, desainer kelahiran California ini telah bekerja sama dengan Hummel, salah satu merek olahraga terkenal di Denmark. Chavarria mengatakan ia ingin fokus pada hak imigrasi sebagai kelanjutan dari komitmennya untuk keadilan sosial.

Rilis Koleksi Sportswear, Desainer Ini Bicara Issue Imigran di NYFW
Karya Willy Chavarria di Men's New York Fashion Week (NYFW). (Hollywood Reporter)

Iapun meluncurkan koleksi dengan menempatkan permainan sepak bola sebagai kekuatan pemersatu yang mampu melampaui batas, ras dan golongan. Untuk koleksi musim semi 2018, ia menampilkan tema 'Believers' yang sarat dengan muatan politis untuk para pekerja. Melalui potongan casual seperti kaos polo dengan bendera Amerika terbalik dan jaket boomber.

“Lewat acara ini, saya ingin mengingatkan tentang betapa pentingnya melawan apa yang sedang terjadi saat ini," kata desainer Willy Chavarria, yang akan tampil di Men's New York Fashion Week.

Partner kolaborasinya Hummel adalah perusahaan Jerman yang sekarang berbasis di Denmark. Sedangkan di Amerika merek ini tidak begitu populer, tetapi masih cukup besar di pasar Eropa dan Jepang. 

Pada musim ini banyak label fashion di Amerika yang terinspirasi oleh nasib para imigran yang berpenghasilan rata-rata di USA. “Tetapi tetap memberikan sikap positif dan percaya akan masa depan yang lebih indah bagi kita semua," pungkasnya.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up