JawaPos Radar

Inovasi Bisnis Salon Kecantikan Mahasiswa Lewat L'oreal Brandstorm

05/04/2018, 07:51 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
L'oreal Brandstorm
Pemenang ajang L'oreal Brandstorm, Tim Parstee dari Universitas Prasetya Mulia. (Muhammad Hafidh/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Potensi mahasiswa dalam bidang kecantikan rambut nampaknya semakin diperhitungkan. Selain bakat menata rambut, banyak pula yang bercita-cita membuka bisnis salon.

Melihat fakta tersebut, untuk kesembilan kalinya L'oreal menggelar acara bertajuk L'oreal Brandstorm. Acara ini merupakan sebuah kompetisi bagi para mahasiswa untuk menciptakan bisnis salon profesional, khususnya kecantikan rambut. Dalam ajang ini, para mahasiswa ditantang membuat gebrakan baru melalui servis berbasis teknologi digital.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini L'oreal Brandstorm diadakan dengan konsep Innovation Fair. Jadi, 9 tim finalis terpilih dari seluruh Indonesia akan berperan sebagai wirausahawan muda dan menyusun konsep kreatifnya kepada tim juri.

"Kami sudah menyeleksi ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia, menjadi 9 tim besar finalis yang hari ini presentasi. Dari 9 ini sangat inovatif. Salah satunya mempunyai ide membuat aplikasi yang digunakan untuk order customer sebelum pergi ke salon," ujar Resti Widiati, Head of Human Resources, L'oreal Indonesia saat konferensi press di The Ice Palace, Jakarta Rabu (4/4).

Akhirnya terpilih satu tim pemenang, yakni Tim Parstee dari Universitas Prasetya Mulya. Mengangkat konsep bertema The Real Experience, tim yang beranggotakan 3 mahasiswa ini menawarkan inovasi pelayanan holistik di salon profesional. Sebuah terobosan menarik untuk mengajak generasi milenial dalam melakukan perawatan rambut di salon.

"Melalui kompetisi ini kami benar-benar diajarkan untuk berifikir layaknya wirausahawan. Kami mengalami bagaimana bekerja di sebuah perusahaan yang inovatif dan dinamis dengan bimbingan para beauty ekspert dari L'oreal," ujar Erica Christina, anggota Tim Parstee dari Universitas Prasetya Mulya.

Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan ke Paris untuk mengikuti final internasional dan bersaing dengan 42 tim lainnya dari seluruh dunia pada 17 Mei 2018.

"Sebelum ke Paris, tim Indonesia akan terus dibina terutama dalam peningkatan soft skills, yang meliputi presentasi ide dan pesan untuk menjual inovasi yang mereka tawarkan," pungkas Restu.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up