JawaPos Radar

Cantiknya Lima Jenis Motif Batik dari Aceh Hingga Papua

02/10/2017, 10:53 WIB | Editor: Muhammad Syadri
batik papua
Batik Papua (Rieska/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Seluruh daerah di Indonesia punya kain batik. Batik adalah sebuah teknik atau proses menuliskan atau menegaskan kain bergambar dengan menggunakan malam atau lilin yang pengolahannya diproses sehingga memiliki ciri khas. Karena itu, kekayaan warisan budaya ini pun diakui dunia oleh Unesco pada 2 Oktober 2009.

“Setiap daerah punya kain batik. Yang membedakan adalah motifnya saja sesuai khas daerah masing-masing. Misalnya Kalimantan, motifnya misalnya hal-hal yang berhubungan dengan suku Dayak, atau batik Papua lebih burung-burungan,” kata Pengajar Teknik Membatik di Museum Tekstil, Sugeng Riadi, Minggu (1/10).

Batik Aceh
Dilansir dari Academia.edu, batik Aceh memiliki ciri khas tersendiri, yaitu menggunakan perpaduan unsur alam dan budaya dari masyarakat aceh sendiri. Untuk warna yang dominan dipakai dalam batik Aceh adalah warna cerah, seperti warna merah muda, merah, kuning, hijau dan lainnya. Sehingga kain batik akan terlihat cerah dan juga glamor. Motif-motif batik Aceh yang terkenal di antaranya adalah motif pintu Aceh, bunga jeumpa, motif tolak angin, rencong, gayo, pucok reubong, dan sebagainya.

Cantiknya Lima Jenis Motif Batik dari Aceh Hingga Papua
Batik Kudus (istimewa/Batik.or.id)

Batik Kudus
Batik Kudus mulai mencuri ­perhatian masyarakat beberapa tahun belakangan. Memang di Kudus batik belum terlalu diminati seperti bordir. Bordir Kudus jauh lebih populer. Namun kain batik Kudus mengangkat sejarah Kudus dan warnanya lebih terang. Rata-rata harga batik Kudus dijual dengan harga ratusan ribu hingga Rp 10 juta per lembar kainnya.

Batik Kalimantan
Di Kalimantan Tengah, ada batik yang terkenal yakni batik Benang Bintik. Benang adalah kain, dan bintik adalah desain yang akan digoreskan pada kain. Ciri khas motifnya menggambarkan kebesaran suku Dayak, disebut pula Kaharingan. Misalnya motif kawit tuyan, guci, tombak, tameng, atau rumah suku Dayak.

Batik Betawi
Jakarta juga punya kain batik. Saat ini, batik Betawi sudah sering diperkenalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam setiap kegiatan. Ternyata, batik Betawi juga beragam. Ada satu batik yang menjadi ciri khas, yaitu Batik Palbatu. Ditemui di Batik Art Gallery Margo City motif khas batik Palbatu, yaitu topeng Betawi, Kembang Api, dan Burung Gelatik. Ciri khas lainnya, kain batik Palbatu biasanya berwarna terang dan cerah.

Batik Papua
Indonesia kaya dengan ragam budaya dan warisan nenek moyang. Hampir seluruh wilayah di tanah air memiliki motif dan teknik batik. Bedanya, tentu pada motif dan corak. Di tanah Papua pun, ada kain batik yang khas.

Dipamerkan di Batik Art Gallery Margo City, batik khas Papua dikenal dengan warna-warnanya yang cerah. Padahal selama ini batik selalu identik dengan warna yang kalem dan cenderung gelap. Namun hal ini sepertinya tidak berlaku untuk batik khas Papua. Batik dari timur Indonesia ini memiliki warna cerah seperti merah, hijau, dan kuning, Dari segi motif, batik-batik tersebut menggunakan corak panel, burung cendrawasih, motif khas suku Asmat dan orang Papua.

Salah satu motif unik pada batik khas Papua adalah motif kamoro. Ini merupakan simbol patung berdiri. Sementara itu motif Asmat adalah simbol patung kayu khas suku Asmat. Dan alat musik Tifa. Sedangkan motif Sentani memiliki ciri-ciri gambar alur batang kayu yang dibuat melingkar dengan kombinasi dua warna atau hanya menggunakan satu warna. Batik Papua membuat generasi muda bangga dan mulai sering digunakan di acara-acara pertemuan.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up