Diakui Lebih Aman, Ternyata Tanam Benang Tak Hanya Untuk Kulit Kendur

02/09/2018, 05:41 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Ilustrasi tindakan tanam benang diakui lebih aman untuk kecantikan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Demi menyempurnakan kecantikan wajah agar terus terlihat awet muda, tak jarang kaum hawa melakukan serangkaian tindakan estetik. Tak ayal saat ini telah menjamur berbagai macam perawatan kecantikan, salah satunya adalah metode tanam benang (thread-lift).

Tanam benang sudah mulai populer di kalangan beauty enthusiast selama beberapa tahun terakhir. Metode tanam benang dinilai aman pasalnya menggunakan prosedur tanpa operasi. Cara kerjanya, benang ditanam ke dalam wajah dan menarik jaringan sekitar kulit. Dengan begitu, bagian wajah yang kendur bisa terangkat dan lebih kencang.

"Thread lift ini pada dasarnya bertujuan untuk menaikkan sesuatu yang turun. Jika kulit sudah merasa turun, thread lift bisa menjadi perawatan agar kulit wajah semakin kencang dan tirus," ungkap dr. Irena Sakura Rini, spesialis bedah plastik Rekonstruksi dan Estetik saat ditemui JawaPos.com belum lama ini.

Menurut dr. Irene, tindakan tanam benang ini juga dapat membentuk kolagen sehingga mencerahkan kulit. Selain itu, metode ini juga mampu memberikan efek tirus pada bagian wajah yang dirasa chubby atau tembem. Sehingga permasalah kulit lainnya selain kekenduran bisa diatasi dengan tanam benang.

"Kebanyakan dari pasien mengeluh wajahnya tidak cerah, kulit mulai turun karena faktor usia. Sehingga mereka ingin kulitnya menjadi agak naik sedikit. Barulah kita kasih tindakan medis yang sesuai prosedur," tambah Wakil Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI).

Berbeda dengan tindakan estetik lainnya, seperti filler dan botox, menurutnya pasien tanam benang akan mengalami keterbatasan aktivitas dan susah makan. Ia menyarankan usai melakukan prosedur ini, untuk tidak usil menggaruk bagian wajah dengan tengan yang menyebabkan kotoran masuk.

”Kalau bengkak atau lebam, biasanya dalam waktu 3 hari sudah hilang,” ujarnya. Ditanya usia ideal untuk melakukan tanam benang, pihaknya menjelaskan rata-rata mereka yang sudah memasuki usia lanjut 50 ke atas. Namun, prosedur ini sendiri bisa dijalani oleh usia 20-an.

"Yang terpenting, pasien harus sehat. Kalo usia masih muda sebetulnya kulitnya kan masih sehat dan kencang, jadi gak perlu tanam benang lah," tandasnya.

(fid/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi