JawaPos Radar

Gunakan Kain Tenun NTT, Koleksi Sonny Muchlison Hidupkan Panggung IFW

01/04/2018, 09:35 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi Sonny Muchlison bertema Cosmonic di IFW 2018. (DERY RIDWANSAH/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kritikus mode dan desainer Sonny Muchlison ditantang untuk menampilkan koleksi dari Timur Indonesia di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Dalam tema besar Ancient Komodo, Sonny menampilkan 14 looks khusus untuk pria.

Sonny mengambil tema Cosmonic yang merupakan singkatan dari Cosmopolitan Etnic. Nuansa yang ditampilkan Sonny memang sengaja berupa warna-warna terang sehingga begitu menonjol di atas panggung.

"Sebab saya ingin menunjukkan warna kehidupan di Timur Indonesia yang biasanya gersang, sesuatu yang kering, tetapi kain dari sana justru warnanya sangat hidup," kata Sonny kepada JawaPos.com, Jumat (30/3)

Rancangan pakaian Sonny memang hanya dihadirkan untuk koleksi pria usia produktif mulai 17 tahun hingga 40 tahun. Bahan yang digunakan tentunya kain tenun yang berasal dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Bahannya dari Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Flores, Maumere, dan Manggarai," kata Sonny.

Dia pun berkolaborasi dengan para perajin di daerah-daerah tersebut agar kainnya menjadi begitu otentik.

Menjelang penutupan IFW 2018, Sonny berharap dengan tema besar tahun ini, yakni Cultural Identity bisa memberi pesan bahwa bangsa Indonesia tak boleh kehilangan akar budayanya. Semua kearifan lokal dari masing-masing daerah harus selalu diberdayakan maksimal agar tak tergilas produk global.

"Jika bukan kita siapa lagi yang membesarkan budaya kita. Jangan sampai punah, harus dilestarikan," jelas Sonny.

Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi Sonny Muchlison yang menggunakan kain tenun Nusa Tenggara Timur (NTT). (DERY RIDWANSAH/JawaPos.com)
Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi Sonny Muchlison yang mengangkat tema Cosmonic menggunakan kain tenun NTT. (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Indonesia Fashion Week 2018
Koleksi Sonny Muchlison yang mendepankan unsur etnik dengan menggunakan kain tenun khas NTT. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

(ika/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up