JawaPos Radar

Hadir di Panggung NYFW, Vivi Zubedi Sisihkan Dana Untuk Pengrajin

01/02/2018, 07:15 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Hadir di Panggung NYFW, Vivi Zubedi Sisihkan Dana Untuk Pengrajin
Hanna Faridl selaku Chief Community Officer HIJUP (kanan) dan Desainer Vivi Zubedi (kiri) (Dokumentasi HIJUP)
Share this

JawaPos.com - Riuhnya panggung New York Fashion Week (NYFW), ternyata membawa misi tersendiri bagi desainer modest wear Vivi Zubedi. Tidak hanya sekedar menancapkan 'gigi' di mata dunia, Vivi pun ingin kesuksesannya membawa manfaat bagi para pengrajin kain daerah.

Tampil kali kedua di ajang New York Fashion Week, Vivi membawa kain Sasirangan dan Pagatan khas Kalimantan dalam rancangan busananya. Menggandeng e-commerce fashion muslim HIJUP, dana yang terkumpul dari hasil penjualan koleksi Vivi Zubedi saat pagelaran berlangsung akan disisihkan untuk para pengrajin.

Ide ini datang ketika Vivi merasakan betul kegetiran para pengrajin kain Sasirangan di tempat asalnya. "Abis digambar terus dijelujur lalu dicelupkan, setelah itu hasil jelujurnya dibuka lagi, dan upahnya hanya Rp 1000 untuk satu kain," ujar Vivi saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/1).

Hadir di Panggung NYFW, Vivi Zubedi Sisihkan Dana Untuk Pengrajin
Salah satu koleksi desainer Vivi Zubedi di New York Fashion Week 2018 (Dokumentasi HIJUP)

Di luar penyisihan dana, ia berharap semakin banyak orang yang mengenal kain ini, maka kehidupa para pengkrajin pun akan terangkat. Sebab diakui, rendahnya bayaran para pengrajin karena kain Sasirangan belum dikenal masyarakat luas dan dunia.

Sedangkan, Hanna Faridl selaku Chief Community Officer HIJUP mengungkapkan apa yang dilakukan Vivi Zlubedi sejalan denga tiga pilar utama HIJUP yakni Look Good, Feel Good, Do Good. Jadi, di balik indahnya busana ada nilai kebaikan yang bisa diberikan.

"Kain (busana Vivi Zubedi) ini akan ada di HIJUP mulai 11 Februari. Kita kampanyenya di media sosial, kita sampaikan dan sebagian penjualan akan kita kembalikan ke pengrajin lokal di sana. Untuk busana sehari-hari itu diangka Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu," ujar Hanna.

(ana/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up