JawaPos Radar

Tropical Paradise untuk Indonesia Fashion Week

01/02/2017, 19:27 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tropical Paradise untuk Indonesia Fashion Week
BUNGA-BUNGA: Dua rancangan Melia Wijaya yang dikenakan oleh Alexis Cleopatra (kiri) dan Kathrine Permatasari. Koleksi tersebut akan tampil di Indonesia Fashion Week, Kamis (2/2). (Dipta Wahyu/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.comMusim semi identik dengan bunga-bunga di taman yang bermekaran. Terlihat cantik dengan beraneka warna dan aroma yang harum. Suasana hangat nan romantis itulah yang memberikan inspirasi bagi Melia Wijaya dalam 15 model busananya bertema Tropical Paradise. Desain itu ditampilkan dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) di Jakarta, Kamis (2/2).

’’Setiap perempuan pasti suka dengan bunga. Indahnya bunga di taman itu sangat enak dipandang,” ujar Melia. Karena itu, bunga-bunga diaplikasikan pada koleksinya kali ini. Warna-warnanya juga soft, mencerminkan keanggunan perempuan. ’’Saya buat detail bunga dengan payet dan bordiran,” lanjutnya.

Untuk pergelaran IFW-nya yang keempat kali ini, Melia mengusung warna pastel seperti peach, baby yellow, tosca, dan putih. Selain memang sedang digandrungi tahun ini, warna pastel yang diaplikasikan dalam gaun bisa menjadikan perempuan bak putri kerajaan. Terlihat anggun dan elegan. ’’Siapa saja pasti ingin tampil cantik dan beda,” ujar desainer 40 tahun tersebut.

Kesan itu ditunjang dengan cutting A-line pada gaun. Untuk bagian atasnya, Melia menggunakan payet dan bordir yang menutupi bagian dada hingga pinggang. Selain gaun, Melia mendesain busana two piece yang terdiri atas celana dan bolero. Dua jenis busana tersebut bisa disesuaikan dengan event yang digunakan.

Ingin tampil formal, gaun lebih sesuai. Lalu, two piece dapat digunakan dalam acara yang kasual. Selain model busana, Melia selalu mengutamakan bahan-bahan yang digunakan dalam setiap rancangannya. Busana tidak bakal terlihat cantik tanpa pemakainya merasa nyaman dulu. ’’Jadi, pakai gaun yang nyaman dikenakan dalam waktu yang lama,” katanya. Bahan-bahan yang digunakan, antara lain, tile, lace, dan brokat.

Bagi Melia, IFW bisa menjadi ajang untuk mengenalkan karyanya ke kalangan yang lebih luas. Karena itu, dia berusaha menampilkan rancangan-rancangan yang mudah memikat banyak orang. ’’Saya suka gaun-gaun yang detail dengan manik-manik,” kata Melia. Hal itu hampir terlihat di rancangan Melia dalam berbagai macam tema.

Melia menganggap fashion sudah menjadi dunianya. Saat inspirasi datang, dia langsung mencorat-coret kertas untuk menuangkan idenya tersebut. Karena itulah, dia tidak membutuhkan waktu banyak dalam setiap tema desainnya, termasuk dalam IFW tahun ini.

Melia mendesain koleksi Tropical Paradise selama 2–3 minggu. ’’Semoga semakin menarik perhatian,” ucapnya. Setiap tahun, Melia mengeluarkan tema yang berbeda-beda. Kalau tahun lalu bermain warna hijau dan merah, kali ini Melia menggunakan warna pastel.

Rancangan Melia tersebut akan ditampilkan dalam IFW Kamis (2/2) sore. Dalam hari yang sama, selain Melia, tampil beberapa desainer lain. Di antaranya, Vicky Setiono, Jimmy Fei Fei, Yogiswari, Steven Tach, Zuraida, Yurita Puji, Agus Lahinta, dan Abhie. (bri/c7/c17/jan/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up