alexametrics

Ini Perbedaan Komik dan Film Gundala Garapan Joko Anwar

28 Oktober 2018, 17:09:14 WIB

JawaPos.com– Bukan Joko Anwar namanya jika tak memunculkan sensasi. Mengangkat kisah legenda hero lokal, Gundala versi layar lebar akan dibuat berbeda dengan versi komiknya.

Dalam komik tidak diperlihatkan Sancaka kecil, sementara di film tokoh Sancaka kecil diperankan oleh Muzakki Ramdhan. Kemunculan Sancaka kecil pun diakui Joko Anwar bukan tanpa dasar, melainkan berdasarkan telaah naskah yang ditinggalkan Pak Hasmi, pencipta karakter Gundala pada 1969.

“Dalam komik Gundala asli diceritakan sedikit latar belakang Gundala. Kami akhirnya mendapatkan catatan kecil milik Pak Hasmi yang beliau tinggalkan dan menginkoporasikan latar belakang Gundala yang akhirnya dimasukkan di film ini,” kata Joko Anwar di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (28/10) saat menjelaskan asal usul Sancaka kecil.

Selain itu, kostum Gundala pun terlihat berbeda, terutama pada celana dalamnya. Hal itu bisa dilihat dari first look singkat yang dirilis di Indonesia Comic Con 2018.

“Kami membuat film Gundala yang realistis, tidak tiba-tiba kostumnya datang dari langit. Semuanya dibuat masuk akal. Pertama yang kami take away adalah celana dalamnya. Karena itu tidak compatible ya. Nanti bisa dijelaskan di filmnya. Kenapa dia menggunakan kuping, menggunakan googles, dan kenapa menggunakan topeng,” lanjut Joko.

Namun sutradara film Pengabdi Setan itu juga tetap mempertahankan elemen asli dari komik Gundala. Hal-hal yang diubah adalah atas dasar pertimbangan teknis layar lebar.

“Kami mencoba mempertahankan elemen dasar dari Gundala yang asli, karena aku besar dengan komik Gundala, makanya aku tidak mau mencoreng komik Gundala menjadi tidak di kenal. Dasar tetap dipertahankan tapi tetap harus kita upgrade. Klu-klu perubahan Gundala bisa dilihat di first look,” tutupnya.

Rencananya, film Gundala akan dirilis pertengahan tahun 2019.

Editor : Deti Mega Purnamasari

Reporter : (yln/JPC)

Copy Editor :

Ini Perbedaan Komik dan Film Gundala Garapan Joko Anwar