alexametrics

Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan Bicara Pejabat Publik dari Milenial

27 November 2019, 09:26:39 WIB

JawaPos.com – Becky Tumewu dan Erwin Parengkuan dikenal sebagai penyiar dan presenter. Kini mereka semakin fokus dalam mengembangkan pelatihan komunikasi. Lewat institusi TALKINC, mereka banyak berinteraksi dengan siswa dari kalangan milenial yang selama ini seringkali memiliki gap komunikasi dengan kalangan baby boomers dan generasi Z.

Berdasar itu, ketika melihat saat ini banyak pejabat publik berasal dari kalangan milenial, mereka ikut angkat bicara.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo memilih sejumlah menteri yang mewakili kalangan milenial seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim serta 7 staf khusus dari kalangan milenial. Menurut Becky dan Erwin, gaya komunikasi milenial memang sering memiliki gap atau jurang pemisah dengan generasi lainnya.

“Milenial semua serbacepat dengan teknologi yang tersedia. Namun, gaya komunikasinya sering terjadi gap dengan generasi yang jauh lebih tua yang dinilai kaku,” jelas Erwin dalam ulang tahun TALKINC di Jakarta, Selasa (26/11).

Hal senada menurut Becky anak milenial justru sering dianggap kurang sopan karena punya gaya bahasa sendiri. Itu juga yang membuat milenial mudah berhenti bekerja di saat mereka tak nyaman.

“Gap itu akan membuat organisasi kacau. Misalnya milenial sering merasa enggak sabaran. Atau misalnya ada milenial masuk ke dalam kantor pakai headphone ketemu bos enggak menegur. Dan bos merasa enggak dihargai. Belum lagi masalah kecil gaya bahasa media sosial yang pendek-pendek dan emoticon-emoticon yang aneh-aneh sering enggak nyambung,” ungkap Becky.

Oleh karena itu, ketika Presiden Joko Widodo memilih pejabat dari kalangan milenial, hal itu menurut mereka bisa menjadi jembatan bagi para generasi. Sebab karakter milenial sebagai pemimpin memiliki gaya yang berbeda.

“Presiden menunjuk banyak milenial 7 stafsus dan Mendikbud ditunjuk mewakili generasi milenial. Memberi dukungan dengan punya track record yang bagus menggerakkan milenial,” jelas Erwin.

“Milenial itu selalu bisa langsung bertindak, cepat, langsung aksi, multitasking, dan selalu ingin feedback dan open to discussion,” tutup Becky.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads