alexametrics

Anang Dukung Atta Halilintar Bantu Psikologis Korban Pemerkosaan

25 Oktober 2021, 16:00:51 WIB

JawaPos.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengharapkan Atta Halilintar ikut membantu dalam memberikan pendampingan kepada tiga anak korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

LPSK pun berniat menggandeng YouTuber dengan jumlah subscribers 28 juta itu untuk dipertemukan dengan ketiga anak korban kekerasan seksual. Dengan harapan, pertemuan anak-anak tersebut dengan Atta dapat meringankan beban psikologis mereka.

Anang Hermansyah selaku mertua dari Atta mengaku tidak tahu persis duduk permasalahan atas kasus ini. Namun ia memberikan dukungan apabila Atta Halilintar mau membantu meringankan perasaan traumatik ketiga korban.

“Kalau untuk hal yang baik, kenapa enggak,” ujar Anang Hermansyah kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon Senin (25/10).

Ketika disinggung apakah sudah ada pembicaraan tentang hal ini keluar dari mulut Atta ataupun Aurel untuk sekedar meminta pandangan atau curhat, Anang Hermansyah mengaku belum mendengar cerita apapun. Sebab situasinya memang belum memungkinkan. Ia belum ketemu Atta atau Aurel sejak beberapa hari belakangan.

“Belum, belum ketemu. Ini saya masih di Surabaya,” ucapnya lebih lanjut.

Atta Halilintar sebelumnya sudah memberikan isyarat melalui postingannya di Instagram untuk mau bersama-sama LPSK membantu meringankan beban psikologis korban. Dia pun siap bertemu dengan LPSK untuk membicarakannya lebih lanjut. Atta sendiri tampak sangat prihatin atas kasus ini dimana orang tua yang seharusnya memberikan perlindungan malah memangsa anak-anaknya sendiri.

“Ya Allah.. Sakit sekali dengar berita ini.. Untuk LPSK.. Hayuk kita berjumpa,” tulis Atta Halilintar di Instagram.

LPSK ingin menggandeng Atta Halilintar untuk membantu pulihkan trauma ketiga korban pemerkosaan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan alasan kuat. Ketiga korban ternyata sangat mengidolakan Atta Halilintar. Dengan bertemu Atta, diyakini hal itu akan memudahkan ketiga korban pemerkosaan untuk bangkit keluar dari rasa trauma dan beban psikis yang mereka alami.

“Itu yang terpikir oleh kami. Mungkin saja kalau Atta Halilintar berkenan untuk memberikan penguatan psikologis untuk korban ini tentu sangat bermanfaat, sangat membantu, menolong untuk proses selanjutnya menuju visum itu,” kata Edwin kepada JawaPos.com Rabu (20/10).

Sebelumnya, viral di media sosial terkait penghentian kasus dugaan pencabulan kepada 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kasus ini sempat dilaporkan oleh ibu korban berinisial L. Adapun terlapornya adalah mantan suaminya yang merupakan ayah dari ketiga anak pelapor.

Kasus ini memang bukan perkara baru, karena kejadiannya sempat dilaporkan ke Polres Luwu Timur pada 2019 silam. Penyidik sempat menindaklanjuti kasus ini, namun kasusnya dihentikan dikeluarkan SP3 lantaran dianggap tidak cukup bukti.

Namun setelah kasus ini viral beberapa waktu belakangan dan muncul desakan dari sejumlah pihak untuk membuka kembali kasus ini, polisi akhirnya membuka kembali kasusnya untuk meneliti ulang. Hal itu dengan dikeluarkannya laporan polisi model A.

“Saya tidak mengatakan dibuka kembali. Tapi polisi mengeluarkan laporan polisi model A, melakukan penyelidikan,” ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan seperti dilansir dari Antara.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads