alexametrics

Kasus Mafia Tanah Nirina, Tersangka Dipaksa Akui Penggelapan Rp 10 M

24 November 2021, 19:14:43 WIB

JawaPos.com – Kasus mafia tanah Nirina Zubir sudah menetapkan 5 orang tersangka masing masing berinisial RK, E, F, IR, dan ER. Dua diantaranya adalah pasangan suami istri yaitu Riri Khasmita dan Edrianto. Sementara 3 orang lainnya, notaris/PPAT yang membantu mengurusi perpindahan aset secara ilegal. Kelima tersangka kini sudah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya.

Ditemui di Polres Metro Jakarta Barat Rabu (24/11), pengacara Riri Khasmita mengungkapkan kasus dugaan penyekapan yang dilakukan keluarga Nirina Zubir sudah dilaporkan pihaknya ke Polda Metro Jaya. Namun kemudian kasus ini dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan ini dibuat karena selama kurang lebih satu tahun kliennya disekap tidak diperbolehkan keluar rumah.

“Selama setahun klien kami tidak diizinkan keluar rumah ya. Yang diizinkan hanya salah satu atanra suami atau istri. Pagarnya digembok, tidak boleh keluar. Itu kejadiannya setahun yang lalu,” kata Putra Kurnidi, pengacara tersangka Riri di Polres Metro Jakarta Barat.

Syafrudin, pengacara lainnya menyatakan apa yang dilakukan keluarga Nirina Zubir tidak dapat dibenarkan. Karena yang berhak mengekang kebebasan seseorang adalah aparat penegak hukum. Dia pun menyesalkan keluarga Nirina melakukan tersebut kepada kliennya.

Selain itu, Riri dan suami katanya juga dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya meminta mereka untuk mengakui telah melakukan penggelapan. Keluarga Nirina juga meminta kesanggupan Riri dan suami untuk melunasinya.

“Klien kami dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan diakui penggelapan senilai 10 miliar. Kesanggupan klien kami dalam waktu 4 tahun,” tuturnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman




Close Ads