
Duo Bunga, Lucinta Luna dan Ratna Pandita.
JawaPos.com - Rekan duet Lucinta Luna, Ratna Pandita, resmi mendepak rekan menyanyinya dari Duo Bunga. Hal itu secara resmi diumumkan oleh kuasa hukumnya, Razman Nasution di kawasan Epicentrum.
Langkah berani itu diambil Ratna karena sudah merasa dirugikan. Sebab, Lucinta Luna kerap mengambil pekerjaan mengatasnamakan Duo Bunga. Padahal dia, selaku personel juga tidak dilibatkan.
Selain itu, Ratna juga merasa tertekan karena kerap di-bully warganet dan kesulitan manggung di televisi dengan isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan transgender).
"Ratna Pandita ini mengalami situasi yang sangat tertekan. Di media tv juga nggak boleh ungkap dalam arti nggak boleh manggung. Karena itu seolah membiarkan panggung untuk LGBT. Klien saya sudah tidak tahan bully dari netizen, keluarganya, orang tuanya, maka mulai hari ini Ratna mengeluarkan Lucinta Luna," kata Razman Nasution di Rasuna Office Park, Sabtu (23/6).
Ratna pun angkat bicara. Menurutnya, selama ini dia telah berusaha menahan semua cibiran karena menghargai Lucinta sebagai rekan. Namun, kelakuan Lucinta yang seenaknya membuat dia geram. Padahal, dia juga berusaha diam terkait identitas Lucinta sebagai seorang transgender setelah selama ini merasa tertipu.
"Awalnya saya nggak tahu (soal identitas) tapi lama-lama saya tahu, dan saya diam saja karena saya sayang sama dia sebagai rekan dari awal," jelas Ratna.
Ratna pun merasa dirinya berhak mendepak Lucinta Luna karena hak paten Duo Bunga didaftarkan atas namanya. Manajer dan Lucinta Luna yang kerap manggung dan mengambil pekerjaan tanpa sepengetahuan Ratna pun ke depannya tak ragu mengangkat kasus ini ke ranah hukum jika pihak Lucinta Luna dan manajer tak mengindahkannya.
"Dia berhak untuk mengeluarkan Lucinta dan menggandeng penyanyi yang baru. Karena duo bunga Hak Kekayaan Intelektual sudah terdaftar di Kumham atas nama Ratna. Kebetulan dia punya dua lagu baru, dan dia menahan mengeluarkan lagu itu karena terganjal lucinta luna," tukas Razman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
