JawaPos Radar | Iklan Jitu

Cari Keadilan, Petisi Dukungan The East Light Diajukan ke Pemerintah

22 Oktober 2018, 09:00:59 WIB | Editor: Deti Mega Purnamasari
Cari Keadilan, Petisi Dukungan The East Light Diajukan ke Pemerintah
The East Light (Media Line Entertainment)
Share this

JawaPos.com - Warga Korea menggalang petisi di Blue House (Istana Kepresidenan Korea) untuk mencari keadilan grup band The East Light yang mengalami penyiksaan dari CEO agensi dan produser tersebut.

Grup band The East Light yang seluruh membernya masih di bawah umur itu mengalami kekerasan dibalik senyuman mereka ketika tampil di atas pentas menghibur penggemarnya. Para penggemar dan warga Korea yang menginginkan keadilan untuk band berjumlah enam orang itu langsung menggelar petisi setelah kasus tersebut mengemuka.

Melansir Koreaboo, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 77.000 orang, satu hari setelah dimulai. Petisi ini juga berada di posisi 9 untuk petisi yang paling banyak ditandatangani yang muncul di halaman situs Pemerintah Korea.

Cari Keadilan, Petisi Dukungan The East Light Diajukan ke Pemerintah
The East Light (Media Line Entertainment)

Hal ini tentu saja menunjukkan agar pemerintah bisa mengambil tindakan terhadap kekerasan yang diterima para member The East Light yang masih di bawah umur. Bagaimanapun, penyiksaan yang mereka terima sangat tidak bisa dibenarkan mengingat mereka yang masih di bawah umur.


Tidak hanya itu, hal ini juga menjadi harapan warga Korea dan para penggemar The East Light untuk menolong pelantun Love Flutters ini mendapatkan keadilan dari sesuatu yang tak seharusnya didapatkan.

Apabila petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 200.000 tanda tangan di situs Blue House, maka pemerintah akan merilis pernyataan resmi untuk merespons masalah ini.

Sebab mendapat perhatian besar dari warga Korea, berbagai pendapat pun disampaikan mereka secara online. Para warganet Korea berkomentar tentang hal ini dan mayoritas mendukung dan berada di sisi Lee Seok Cheol dan kawan-kawan.

"Hanya kebenaran yang akan menghukum kalian! Kalian benar-benar mendorong mereka sampai akhir dan menghukum mereka untuk mendalat pemikiran yang benar. Generasi apa ini? Membuat anak-anak stres dan takut sangat membuatku marah!" komentar seorang warganet.

"Apa yang mereka lakukan dengan anak-anak itu? Itu membuatku marah, penyiksaan sangat bengis!" komentar warganet lain.

"Ini penyiksaan terhadap anak-anak. Jika itu sudah terjadi 4 tahun, berarti sejak mereka masih SMP. Apa itu sesuai? Membuat mereka jadi selebriti jadi alasan untuk menyiksa mereka. Hentikan ancaman kepada anak-anak dan kekuatan orang tua yang kalah dengan kekuatan uang! Akuilah kesalahan kalian!" ungkap yang lain.

Seperti diketahui, para member The East Light mengalami penyiksaan secara fisik dari produsernya dan secara verbal dari CEO agensi Media Line Entertainment, Kim Chang Hwan.

Salah satu member Lee Seok Cheol mengungkapkan hal tersebut kepada publik dan menyatakan bahwa ia mendapat penyiksaan berupa pukulan di bokong dengan tongkat baseball, plat besi, dan beberapa benda tumpul lainnya. Tidak hanya itu, kepala adiknya, Lee Seung Hyun yang juga member grup tersebut dipukul hingga luka dan memar.

Mereka pun melakukan tindakan hukum kepada CEO Media Line Entertainment dan produser yang bersangkutan atas hal tersebut.

(dmp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up