alexametrics

Serikat Aktor Tengarai Produksi The Chosen One Tak Layak

22 Juni 2022, 20:15:11 WIB

JawaPos.com – Netflix dan rumah produksi Redrum akhirnya memberikan keterangan terkait dengan kecelakaan van yang ditumpangi kru dan cast The Chosen One. Tragedi itu terjadi pada 16 Juni lalu di area Santa Rosalia-Loreto, dekat lokasi syuting. Van dikabarkan tengah transit sebelum bertolak ke bandara lokal. Kecelakaan tersebut menewaskan dua aktor, Raymond Garduno Cruz dan Juan Francisco Gonzalez Aguilar, serta membuat empat orang lainnya luka-luka.

Dalam keterangan resmi pada Senin (20/6), pihak Netflix menyatakan berduka atas tragedi yang menewaskan Garduno dan Gonzalez. ’’Benak kami bersama para orang tercinta mereka serta orang-orang yang terluka karena kecelakaan malang ini,’’ ungkap perwakilan layanan streaming tersebut.

Sementara itu, Redrum juga mengunggah pernyataan serupa. Mereka juga mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi ketika van yang memuat kru dan aktor itu akan bertolak ke bandara lokal. Mereka menyatakan siap bekerja sama dalam investigasi terkait dengan insiden tersebut.

’’Redrum bersikap kooperatif dengan otoritas lokal. Laporan dan kesaksian saksi mengindikasikan bahwa seluruh protokol keamanan berjalan. Ini adalah kecelakaan yang sungguh disayangkan,’’ papar wakil rumah produksi sebagaimana dikutip Deadline.

Insiden itu pun mendapatkan perhatian federasi aktor peran Amerika SAG-AFTRA. Pada Minggu (19/6), mereka menyatakan telah menghubungi Netflix dan ANDA –serikat aktor Meksiko– terkait dengan insiden tersebut. Lembaga itu juga ikut menginvestigasi bersama otoritas lokal mengenai kelayakan lokasi dan properti pendukung syuting.

’’Keamanan adalah prioritas utama kami. Kami akan melakukan segala langkah yang diperlukan untuk memastikan seluruh anggota kami serta pendukung tim produksi aman di tempat kerja mereka,’’ papar perwakilan SAG-AFTRA dalam pernyataan tertulis. Sementara itu, beberapa teman dua korban meninggal dalam insiden itu menuntut pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan.

Rick Zazueta, penulis novel dan sahabat Garduno dan Gonzalez, menuntut keadilan untuk seluruh korban, baik yang meninggal maupun cedera. Dia menilai para aktor terang-terangan mengkritik masalah transportasi dan logistik selama syuting. Dalam unggahannya di Facebook pada akhir pekan lalu, Zazueta menyatakan bahwa kondisi van yang terlibat kecelakaan tersebut buruk.

’’Kondisi van yang mereka tumpangi pun tak layak untuk mengangkut penumpang: ban tipis, rem berisik, setir rusak, dan beberapa sabuk pengaman tak berfungsi… Semuanya adalah tanda bahaya yang begitu mudah dicermati. Tapi, show must go on,” kritiknya. Zazueta juga menambahkan, meski terlibat di proyek Netflix, para kru dan cast mendapat upah yang tidak layak.

Selain itu, Liliana Conlisk Gallegos menyayangkan kematian Gonzalez. Dia menilai sahabatnya mendedikasikan hidupnya pada dunia akting dan musik.

’’Karenanya, aku sangat marah ketika melihat adanya laporan eksploitasi dan kekerasan dari orang-orang yang terlibat di produksi serial itu. Aku menuntut perkara ini diusut tuntas. Jika memang tidak ada masalah, membeberkan kebenaran tentu bukan masalah,’’ tegasnya dalam wawancara dengan Daily Beast.

Setelah laporan kecelakaan itu, Redrum langsung menghentikan sementara produksi The Chosen One. Dalam laporan The Hollywood Reporter, kondisi seluruh korban cedera di insiden itu –yang meliputi dua kru dan dua aktor– stabil. Di laman resmi Netflix, The Chosen One adalah serial yang mengisahkan bocah 12 tahun yang merupakan reinkarnasi Yesus Kristus, yang ditakdirkan menyelamatkan umat manusia. Serial itu merupakan adaptasi komik Mark Millar dan Peter Gross. 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : fam/c12/ayi

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads