alexametrics

Gaya Hidup Rano Karno Usai Terkena Batu Empedu dan Skoliosis

21 Mei 2019, 14:09:24 WIB

JawaPos.com – Aktor Rano Karno kini sudah berusia 58 tahun. Seiring bertambahnya usia, sutradara dan pemeran Doel dalam film Si Doel The Movie itu pun semakin fokus menjaga kesehatannya. Ada beberapa hal yang dibatasi agar tubuhnya tetap bugar.

Rano Karno pernah punya riwayat medis menjalani operasi batu empedu. Itu artinya, dia harus mengurangi beberapa makanan tertentu.

“Saya itu sudah operasi batu empedu. Jadi saya sudah tak bisa makan makanan berlemak lagi. Artinya mengurangi lemak dan santan. Umur udah 58 tahun, makan juga kurangi garam,” kata Rano saat mampir promo film Si Doel The Movie 2 ke kantor Jawa Pos, Graha Pena, Jakarta baru-baru ini.

Namun tak bisa dipungkiri menjelang Lebaran nanti tetap ada godaan makanan berlemak dan bersantan. Sambil tertawa, Rano mengaku tak bisa menghindari rendang yang lezat.

“Kan enggak setiap hari. Yang namanya rendang kan enak. Yang namanya kelapa enak. Pastinya mengurangi, tak mungkin menghilangkan. Dan tetap seimbangkan dengan sayuran dan buah,” ujarnya.

Selain itu, Mantan Wakil Gubernur Banten itu kini sudah memperhatikan pola tidur. Rano kini sudah mulai tidur lebih awal.

“Pola tidur saat ini mulai jam 8 malam saya sudah mengantuk. Entah enggak bisa tidur malam lagi,” ujarnya.

Rano disarankan oleh dokter agar tetap menjaga berat badannya. Sejak operasi batu empedu, dia sudah berhasil menurunkan berat badan hingga 8 kilogram.

“Setelah operasi, saya sudah alami penurunan berat badan. Dan saya bertahan di 80. Tak boleh lebih dari 80. Kalau bisa di 75 kilogram,” katanya.

Selain masalah batu empedu, Rano Karno juga mengeluhkan penyakit skoliosis. Penyakit tersebut juga dikenal awam sebagai penyakit tulang belakang yang bengkok. Terkadang rasanya cukup membuatnya tak nyaman.

“Saya juga ada skoliosis, lari ke tulang ekor. Kadang-kadang ya, kalau salat pakai kursi. Bukan salatnya yang pegal tapi mendengar ceramahnya yang panjang. Rasanya tertekan di tulang ekor. Operasi memang jalan terakhir, saya seimbangkan dengan olahraga,” tutup Rano.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads