alexametrics

Sebelum Meninggal, Ashraf Sempat Dimintai Tolong BCL Pilihkan Foto

21 Februari 2020, 16:52:04 WIB

JawaPos.com – Sepupu Bunga Citra Lestari (BCL), Ivan Permana, mengungkapkan peristiwa sebelum Ashraf Sinclair meninggal. Menurut penuturannya, BCL sempat meminta tolong untuk dipilihin foto-foto kepada sang suami.

“Setelah Bunga bersih-bersih dari kamar mandi, Bunga sempat minta tolong ke Ashraf untuk pilihin foto. Enggak tahu fotonya untuk apa, tapi kayaknya buat konten,” kata Ivan saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (21/2).

Diminta tolong oleh BCL, Ashraf tidak merespons apa-apa. Bintang film Habibie & Ainun itu sempat menduga kalau Ashraf sedang tertidur pulas. Namun ketika dipegang tubuhnya, Ashraf tetap tidak bereaksi apa-apa.

BCL pada waktu itu langsung menangis histeris. Dia kemudian memanggil ibunya yang kebetulan menginap di rumah BCL. Setelah dilihat, tubuh Ashraf memang sudah tidak bereaksi sama sekali.

“Pas dibangunin sudah enggak bisa, disitu Bunga histeris. Kebetulan di rumah lagi ada Mama-nya Bunga. Pas dicek sama mamanya, nadinya sudah enggak ada,” cerita Ivan.

BCL langsung membawa Ashraf ke Rumah Sakit MMC, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan kepastian. Dan dokter dari rumah sakit menyatakan kalau Ashraf sudah tiada.

Ivan menduga Ashraf Sinclair mengalami serangan jantung akibat kecapekan karena baru pulang dari Amerika. Istirahat tidak cukup, namun Ashraf tetap melakukan olahraga pada malam harinya sebelum meninggal.

“Perjalanan Amerika ke sini kan lumayan jauh ya. Dia baru tidur ayam. Paginya dia meeting sana- sini dan melakukan olahraga crossfit. Kan memang crossfit itu memacu jantung ya,” ungkapnya.

Di mata Ivan, Ashraf termasuk sosok lelaki yang nyaris sempurna. Dia dianggap sukses menjadi suami sekaligus ayah dari anaknya. Ashraf juga sukses di dunia hiburan dan dunia bisnis.

“Dia real man ya. Multi talenta, laki-laki yang bisa segalanya. Dia seorang aktor, pengusaha sukses, bisa mengelola rumah tangga dengan baik, suami dan ayah yang sukses,” ungkap Ivan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads