alexametrics

Fitri Salhuteru Tak Percaya Nikita Mirzani Dalangi Kasus Penganiayaan

20 November 2020, 22:39:09 WIB

JawaPos.com – Nikita Mirzani dituding sebagai dalang di balik kasus penganiayaan yang dialami mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega. Fitri Salhuteru selaku sahabat dekat tidak percaya kalau Niki mendalangi sebuah tindak pidana kejahatan.

“Mana mungkin Nikita sebodoh itu. Bukan tidak percaya memang nggak mungkin,” ujar Fitri Salhuteru kepada JawaPos.com melalui pesan singkat Jumat (20/11).

Dia pun meminta media tidak lagi mengekspose mereka karena dianggap bukan lah siapa-siapa. Isa Zega Cs bukan lah artis yang kehidupannya harus diberitakan. “Siapa mereka sehingga penting diberitakan,” selorohnya.

Ketika ditanya soal tudingan yang menyudutkan Nikita Mirzani ini, apakah akan dibawa ke ranah hukum oleh bintang film Nenek Gayung itu, Fitri mengaku, sampai sekarang Niki belum kepikiran ke arah sana. Kata Fitri, ada banyak yang lebih bermanfaat dilakukan ibu tiga anak itu dari pada membuat laporan polisi kepada Isa Zega Cs.

“Niki tidak akan buang waktu untuk sampah seperti mereka. Masih banyak urusan yang lebih penting,” tandasnya.

Perlu diketahui, kasus penganiayaan yang dialami mantan manajer Lucinta Luna terjadi saat tengah berada di sebuah kafe di apartemen Kalibata City pada 3 November 2020. Kejadian ini terjadi pada pukul 22.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, Isa Zega mengalami luka pada bagian wajah.

Kasus penganiayaan ini lantas berkembang. Nikita Mirzani pun dituding sebagai otak penganiayaan. Hal itu terungkap setelah salah satu pelakunya buka suara. Devi, salah satu pelaku mengaku menerima uang Rp 20 juta untuk memukul Isa Zega. Berdasarkan informasi yang diterimanya ternyata pihak yang mengorder dirinya itu adalah Nikita Mirzani.

Dia melakukan aksi ini bersama bersama Arnold, lelaki 28 tahun yang kini mendekam di dalam tahanan Polsek Pancoran Jakarta Selatan. Keduanya memiliki peran berbeda. Devi bertugas mendokumentasikan lewat video sementara Arnold menjadi eksekutor. Arnold langsung ditahan polisi lantaran berhasil diamankan petugas keamanan aparteman tepat di hari kejadian pada 3 November 2020.

Sebelum pengakuan Devi, Budianto Tahapary selaku kerabat dari Thomy (sebelumnya ditulis inisial T) juga membeberkan fakta. Thomy merupakan perantara yang menjembatani order pekerjaan ini.

Budianto mengaku sudah berhasil mengantongi sejumlah bukti untuk menjerat Niki ke ranah hukum. Salah satu bukti yang telah dikantonginya berupa transfer dana dari seorang perempuan diduga asisten Nikita Mirzani berinisial D ke Thomy tertanggal 30 Oktober 2020. Dana yang ditransfer itu sebesar Rp 25 juta.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads