alexametrics

Aniaya eks Manajer Lucinta Luna, Pelaku Diorder Orang Suruhan Nikita

20 November 2020, 17:18:38 WIB

JawaPos.com — Devi, pelaku yang menganiaya mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega, angkat bicara mengungkapkan hal yang sebenarnya terjadi. Dia mengakui kalau dirinya bersama salah seorang temannya bernama Arnold yang melakukan penganiayaan terhadap Mami Isa di sebuah kafe di Apartemen Kalibata City pada 3 November 2020.

Kedua pelaku ini memiliki peran berbeda-beda. Arnold bertugas memukuli Isa Zega hingga menyebabkan bagian wajahnya terluka. Sementara Devi bertugas mengabadikannya dalam bentuk video untuk kemudian diserahkan kepada pihak pengorder sebagai bukti sudah melaksanakan tugas.

Devi mengaku dirinya melakukan aksi itu atas order dari orang suruhan Nikita Mirzani. Pernyataan ini berbeda dari pada kesaksian yang sempat diucapkannya di hadapan polisi Polsek Pancoran Jakarta Selatan sebelumnya. Di hadapan polisi, dia mengaku tersinggung kepada Isa Zega karena melihat Arnold dan dirinya dilihat dengan pandangan tidak enak. Mereka pun tersinggung hingga memukuli Isa Zega.

Kini dia mengakui kalau pernyataannya di hadapan penyidik ketika itu adalah keterangan bohong hanya untuk menutupi pihak pengorder. Dengan harapan pihak pengorder tetap memberikan bantuan kepada Arnold yang ditangkap saat menjalankan aksinya oleh petugas keamanan Kalibata City dan langsung diserahkan kepada pihak berwajib. Namun sayangnya bantuan yang diharapkan tak kunjung diberikan. Devi pun kesal dan memilih untuk berkata jujur.

“Aku menyampaikan ke orang suruhan Nikita, aku sudah melakukan tapi teman aku ditangkap. Aku nggak minta banyak, tolongnya makannya aja dibantu itu sudah cukup. Tetapi sampai saat ini nggak ada. Aku kesal sama Nikitanya,” ujar Devi beberapa hari lalu.

Dia yang sempat berprofesi sebagai debt collector dalam hati kecil tidak mau melakukan pekerjaan ini mencelakai orang lain. Namun mengingat tidak ada pekerjaan di tengah pandemi lantaran adanya larangan dari pemerintah untuk tidak melakukan penarikan kendaraan yang cicilannya nunggak, dia terpaksa melakukan pekerjaan ini.

“Aku sebenarnya nggak mau melakukan itu tapi karena kebutuhan ya aku jalani,” ujar lelaki asal Ambon itu.

Devi mengaku dana sektiar Rp 20 juta dari order ini dan dibayarkan secara cash oleh Hence. Sementara Hence sendiri menerima order ini Rp 25 juta dari seseorang berinisial T. Dan T ini kabarnya berprosesi sebagai EO (event organizer) yang menjadi perantara antara eksekutor dengan pihak Nikita Mirzani.

Isa Zega sendiri mengaku sudah memaafkan pihak eksekutor dan sudah berdamai dengan mereka. Dia hanya ingin mengejar otak di balik aksi penganiayaan yang dialaminya. Meski begitu perdamaian ini tidak lantas membuat Arnold keluar dari dalam tahanan. Dia sampai sekarang masih tetap mendekam di dalam tahanan Polsek Pancoran Jakarta Selatan.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads