JawaPos Radar

Alasan Kenapa Jeje JKT48 Boleh Diwakilkan Adu Suit

20/08/2016, 21:41 WIB | Editor: Thomas Kukuh
Alasan Kenapa Jeje JKT48 Boleh Diwakilkan Adu Suit
Sepupu Jeje, Michelle mengalahkan Celine saat adu suit (DHIMAS GINANJAR/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Kompetisi janken atau suit Jepang milik JKT48 yang dimenangi Sinka Juliani dari Tim KIII itu menyisahkan perdebatan di kalangan penggemar. Setidaknya, ada dua hal yang dianggap kontroversial dalam acara yang digelar pada Jumat (19/8) malam di Balai Sarbini, Jakarta itu.

Yang pertama, soal Jessica Vania yang tidak hadir dan mewakilkan pertandingan suit lewat sepupu perempuannya, Michelle. Secara mengejutkan, wakil dari member yang akrab disapa Jeje itu berhasil mengalahkan Trainee Generasi 4 Tan Zhi Hui Celine dan Syahfira Angela Nurhaliza dari Tim T.

Langkah Michelle baru terhenti dipertandingan ketiga saat melawan wakil Tim T lainnya, Yansen Indiani. Namun, dua kemenangan itu cukup membawa Jeje yang berasal dari Tim J masuk tim senbatsu (terpilih) janken. Beberapa fans mempertanyakan apakah itu diperbolehkan karena kemenangannya lewat tangan orang lain.

Apalagi, di saat yang sama, wakil dari kandidat Trainee yakni Rissanda Putri Tuarissa gagal ikut kompetisi karena sakit dan tidak ada yang mewakili. Representative JKT48 Operation Team (JOT) Santi Andria kepada Jawa Pos memastikan boleh kalau ada member yang berhalangan dan diwakilkan.

’’Jeje tidak bisa hadir karena lagi sibuk untuk urusan kuliahnya,’’ kata Santi. Manajemen memahami hal itu, dan karena tidak ada larangan untuk diwakilkan, maka diperbolehkan menggunakan perwakilan. Dia juga mempertimbangkan fans Jeje yang akan kecewa kalau hak keikutsertaannya dicabut karena mengurus pendidikan.

’’Jadi, biar aman ada saudaranya yang mewakilkan Jeje untuk janken,’’ terangnya. Nah, bagaimana dengan Sanda? dia menyebut saat ini kondisinya sedang sakit dan sempat dirawat di rumah sakit. Selain itu, statusnya yang masih kandidat Trainee membuatnya tidak bisa diwakilkan terlebih dahulu.

Bisa jadi, manajemen tidak mau membebani kesehatan Sanda jika nanti lolos senbatsu. Sebab, nantinya dia harus sering tampil. Oleh sebab itu, ada baiknya kalau dia berkonsentrasi pada proses penyembuhan terlebih dahulu. Santi sendiri memastikan kalau sampai saat ini dia masih bergabung dengan JKT48.

’’Masih di JKT48. Cuma, karena kondisi kesehatannya dan sempat dirawat inap karena sakitnya itu (jadi tidak bisa diwakilkan, Red),’’ jelasnya.

Hal kontroversial yang kedua adalah dianulirnya kemenangan Siska atas Kapten Tim T Haruka Nakagawa. Dari tempat penonton, terlihat kalau Siska jarinya membentuk gunting, dan Haruka mengeluarkan kertas. Harusnya, Siska bisa menang dan lolos Senbatsu. Tapi, Valda Rompas selaku wasit tidak menyatakan kemenangan.

Pertandingan lantas diulang, dan Haruka masuk ke zona aman senbatsu sebelum kalah oleh Vana dari Tim J dalam perebutan center. Usai acara, Ibnu Jamil selaku host sempat menanyakan hal itu. Valda mengatakan dia melihat adanya perubahan gerak tangan. ’’Diulang karena tangan Siska berubah suitnya,’’ katanya. (dim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up