alexametrics

Bantah Semua Tuduhan, Seungri Takut Diperlakukan Tak Adil

20 Maret 2019, 08:12:54 WIB

JawaPos.com – Seungri membantah semua tuduhan yang selama ini dialamatkan padanya, yakni menyediakan layanan pendamping seksual dan berjudi di luar negeri. Seungri membantah tuduhan tersebut dalam wawancara dengan Sisa Journal pada Selasa (19/3).

“Bukankah semua ini dimulai dari percakapan di grup chat KakaoTalk? Sama seperti kami menulis ‘kepala polisi, kami hanya orang bodoh, hanya teman yang menggertak dan pamer tanpa mengetahui apapun,” ujar Seungri seperti dilansir dari Soompi.

Pada 13 Maret, seseorang di grup chat itu menyebutkan kata ‘kepala polisi’ dan mengatakan bahwa ‘dia mendukungku’. Namun karena penulisan ‘kepala polisi’ itu tedapat salah ketik, banyak yang mencurigai bahwa kata-kata itu mengacu kepada Komisaris Jenderal polisi atau Jaksa Penuntut Umum karena ketiga frasa tersebut dalam bahasa Korea sangat mirip. Baru-baru ini diketahui bahwa ‘kepala polisi’ yang dimaksud adalah seorang Inspektur Senior.

“Hal-hal seperti ini telah menyebabkan semua opini publik (bahwa aku terlibat dalam) penghindaran pajak dan kolusi polisi. Jujur, aku berada dalam situasi yang bahkan jika aku mengungkapkan kebenarannya tidak akan ada yang percaya. Bahkan penyelidik percaya bahwa isi grup chat KakaoTalk semuanya benar dan dianggap sebagai bukti,” terangnya.

Oleh karena itu, ia pun mengaku takut tidak bisa diadili dengan adil untuk menjadi benar atau salah karena fakta bahwa dirinya adalah seseorang yang terkenal dan selebriti.

“Karena aku merasa bersalah kepada orang-orang Korea, bukankah posisiku tidak boleh mengeluh tentang ketidakadilan atau membuat bantahan? Akhirnya, satu hal lagi, tidak ada judi di luar negeri juga tidak ada layanan prostitusi,” tegasnya.

Sebelumnya, Sisa Journal mengeluarkan berita tentang pesan Seungri dan seorang mitra bisnisnya bernama A pada tahun 2014. Dari pesan yang diungkap, keduanya terlibat dalam tindakan berjudi di luar negeri dan menyediakan layanan prostitusi.

Menanggapinya, Seungri mengatakan bahwa apa yang dikatakannya tentang uang dan ketika ia mengirim gambar uang saat itu hanyalah gertakan dan bohong. Ia mengatakan, saat itu dirinya ingin pamer sehingga mengatakan hal-hal yang tidak benar. Terlebih mitra bisnisnya itu disebutnya sebagai penipu.

“A bahkan tidak melihatku berjudi juga ada di sana bersamaku. Kalian bisa menemukannya jika mengonfirmasinya ke hotel,” katanya.

Di hari yang sama, Sisa Journal juga bertemu dengan pengacara Son Byung Ho. Ia menjelaskan percakapan Seungri dan A pada tahun 2014 yang merujuk pada prostitusi. Pasalnya, keduanya mendiskusikan tentang perempuan mana yang harus mereka aja dalam perjalanan ke Indonesia. Ditambah lagi Seungri juga mengirimkan foto, informasi, usia, pekerjaan, dan kepribadian dari beberapa perempuan dan meminta A untuk memilih salah satunya.

“A meminta Seungri memperkenalkannya kepada seorang perempuan yang bisa menemaninya ke Indonesia untuk seolah-olah dia menjadi kekasih atau istrinya. Tapi A akhirnya pergi ke Indonesia bersama Seungri tanpa ada perempuan yang menemani mereka,” terangnya.

Menutup wawancaranya, Sisa Jounal mengatakan bahwa Seungri mengirim mereka pesan yang berbunyi: “Aku salah. Aku seharusnya tidak terlibat dengan mereka dan melakukan hal-hal itu.”

Seungri sendiri saat ini sudah menghadiri pemeriksaan polisi sebanyak dua kali. Sebab ia ingin kooperatif dalam penyelidikan, ia pun mengajukan agar wajib militer (wamil)-nya ditunda. Saat ini Administrasi Tenaga Kerja Militer sedang mengkaji pengajuan Seungri untuk menunda wamilnya yang dijadwalkan dilakukan 25 Maret ini.

Editor : Deti Mega Purnamasari

Copy Editor :

Bantah Semua Tuduhan, Seungri Takut Diperlakukan Tak Adil