JawaPos Radar

Banyaknya Selebriti Terjerat Narkoba, Psikolog Ini Ungkap Alasannya

20/02/2018, 18:30 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Banyaknya Selebriti Terjerat Narkoba, Psikolog Ini Ungkap Alasannya
Anak Ratu Dangdut Elvi Sukaesih ditangkap polisi (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Hanya selang beberapa hari, satu persatu nama artis terjerat kasus narkoba. Sebut saja Fachri Albar, Dhawiya bersaudara, hingga Roro Fitria. Sebenarnya, alasan apa sih yang membuat para artis mudah terjemurus narkoba?

Psikolog Klinis Liza Marielly Djaprie menjelaskan tak heran jika dunia artis dekat dengan narkoba. Kemudahan akses hingga kemampuan finansial membuat mereka lebih gampang tergoda. Namun sebetulnya, lanjut Liza, tak hanya artis, kini siapapun bisa terancam narkoba.

"Enggak heran sih kalau artis, tetapi enggak juga sih, yang enggak artis pun banyak. Mungkin karena artis jadi terekspos besar. Lingkungan artis rentan terjadi ketemu orang yang begitu-begitu, dekat dengan uang bergelimang akses gampang," jelas Liza kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Lalu, lanjut Liza, ketika akar iman dan mental tak kuat maka akan rentan sekali. Hal itulah yang terjadi pada sosok Fachri Albar yang akhirnya selalu bolak-balik terjerat.

"Akhirnya kena lagi kena lagi. Sesuatu yang jadi candu itu membuat kita susah lepas. Terekam di memori otak. Terekam di badan kita 'enaknya' secara subjektif. Lepaskannya sulit banget," tegas Liza.

Sehingga, jika seseorang ingin betul-betul berhenti, maka membutuhkan tekad atau kemauan yang kuat sekali. Dengan demikian, tak terjadi kekambuhan pada kasus yang sama.

"Kalau ketika kita candu ada program terkomputerisasi ke dalam otak kita. Ke memori badan kita. Kopi atau cabai saja bagi pecinta kopi dan sambal, itu rasanya di lidah pasti enak banget. Terekam dan sulit lepas," ujarnya.

Maka, kata dia, perlu ada motivasi yang membuat pecandu betul-betul berhenti. "Pecandu kopi akan berhenti ngopi sementara mungkin ketika dokter bikang lambungnya sudah rusak. Tak boleh lagi kena kopi. Maka ada dorongan itu bisa membuatnya berhenti," kata Liza. 

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up