alexametrics

Wafat, Arswendo Atmowiloto Akan Dimakamkan di San Diego Hills

19 Juli 2019, 23:14:42 WIB

JawaPos.com – Satu lagi seniman Indonesia berpulang ke pangkuang Sang Maha Kuasa. Sastrawan yang juga mantan wartawan Kompas Arswendo Atmowiloto meninggal dunia di usianya yang ke-70, Jumat (19/7).

Informasi yang dihimpun JawaPos.com, Arswendo meninggal di kediamannya di Komplek Kompas B-2, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan pada pukul 17.55. Arswendo tutup usia akibat penyakit kanker yang dideritanya.

Arswendo memang sudah kerap kali keluar masuk rumah sakit belakangan ini. Beberapa teman dekat Arswendo menyampaikan bahwa ia mengidap kanker prostat stadium awal.

Rencananya, jenazah Arswendo akan dimakamkan di pemakaman San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat pada Sabtu (20/7) besok.

Sebelum jenazah diberangkatkan ke Karawang, misa requiem atau misa arwah akan diadakan lebih dulu di rumah duka pada pukul 10.00.

Semasa hidupnya, Arswendo pernah menjabat sebagai wartawan Kompas dan pemimpin redaksi majalah anak muda Hai. Ia juga merupakan seorang penulis novel. Salah satu karya termasyur Arswendo adalah Keluarga Cemara yang kemudian diangkat ke layar kaca di era tahun 1990-an.

Layaknya seniman kebanyakan, Arswendo juga punya sifat nyentrik. Sisi seninya ini pernah membuatnya sempat terlibat masalah di tahun 1990 saat ia menjabat sebagai pemimpin redaksi tabloid Monitor.

Waktu itu, Arswendo harus berurusan dengan polisi gara-gara membuat sebuah polling tentang tokoh yang paling berpengaruh bagi pembaca. Arswendo menempatkan dirinya di urutan 10. Dilalah, ia lalu menempatkan Nabi Muhammad di nomor 11.

Hal ini sontak memicu kemarahan umat Muslim. Kejadian ini pun berbuntut proses hukum. Arswendo divonis hukuman 5 tahun penjara.

Editor : Banu Adikara



Close Ads