alexametrics

Isi Wawancara dengan Korban Choi Jonghoon dan Jung Joon Young

18 April 2019, 20:33:49 WIB

JawaPos.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang awalnya terungkap dari grup chat terus berlanjut. Walau, Jung Joon Young telah ditetapkan untuk ditahan karena terbukti melanggar Undang-Undang Khusus tentang Hukuman Kejahatan Seksual.

Kepada reporter SBS, Kang Kyung Yoon, seorang perempuan yang mengaku sebagai korban pelecehan seksual oleh Jung Joon Young, Choi Jonghoon, dan 3 orang lainnya dari grup chat tersebut, buka suara.

Perempuan ini mengungkapkan kejadian tragis yang dialaminya pada 2016. Berikut wawancara lengkap dengan korban sebagaimana dilansir dari Soompi, Kamis (18/4).

Seorang perempuan berinisial A ungkap alami kekerasan seksual oleh Jung Joon Young dan Choi Jonghoon, serta 3 orang lainnya. (Soompi)

Apa hubungan kamu dengan 5 member tersebut?

Saya kenalan dengan Jung Joon Young pada 2012 dan kenal dengan seorang pria bernama Kim sejak 2013. Salah satu teman saya sedang berkencan dengan Seungri saat itu. Jadi, kami sering menghabiskan waktu bersama-sama.

Pada awal 2016, untuk pertama kalinya Jung Joon Young mengajak saya keluar. Dia saat itu habis menghadiri acara pemberian tanda tangan pada para penggemar. Kemudian, 5 orang dari grup chatting dan saya menghabiskan waktu bersama di 3 tempat berbeda.

Saat itu, saya sedikit mabuk. Tapi, di situ ada 2 selebriti dan sudah kenal keduanya sejak lama. Jadi, saya tidak curiga. Kemudian, mereka mengatakan telah memesan kamar di sebuah hotel dan ingin melanjutkan minum di sana. Kejadian selanjutnya, saya mabuk dan kehilangan kesadaran.

Apa yang terjadi saat kamu sadar?

Saya terbangun karena kepada saya sakit sekali. Saya dalam posisi tidak mengenakan baju dan Choi Jonghoon berbaring di samping saya. Dia tertawa. Melihat kondisi itu, saya bertanya pada mereka apa yang terjadi. Mereka mengatakan, ‘kamu tidak ingat?’ dan tertawa. Mereka lalu mendekat dan menggoda saya dengan mengatakan, ‘cobalah cari pakaian dalam mu’. Kemudian, menyarankan untuk melakukan hubungan seksual. Ketika saya minta mereka berhenti, pakaian dalam saya dikembalikan. Saya pakai pakaian saya lalu secepatnya pergi dari hotel. Itu yang saya ingat.

Apakah kamu diperkosa oleh mereka?

Saya tidak ingat apapun setelah mabuk dan tak sadarkan diri. Saya minum pil untuk gangguan panik, mungkin itu penyebabnya (tak sadarkan diri). Ketika saya bangun tanpa busana paginya, saya merasa malu tapi tidak tahu apa yang telah terjadi dan saya tidak bisa bertanya.

Tetapi, setelah saya meninggalkan hotel, Jung Joon Young, Choi Jonghoon, dan Kim menghubungi seperti tidak terjadi apa-apa. Bahkan, Choi Jonghoon mengatakan sampai jumpa lagi. Sulit bagi saya untuk dengan gegabah bertanya kepada mereka.

Apakah kamu menghubungi mereka setelah adanya laporan mengenai grup chat?

Saya menghubungi Choi Jonghoon dan Kim. Ketika saya tanya apakah kamu mengambil gambar saya, mereka mengatakan tidak. Mereka mengatakan, ‘Kami bahkan tidak membicarakan mu di grup chat. Percayalah pada kami’. Lalu, mereka mengatakan, ‘jangan khawatir. Ayo bertemu’. Tetapi, saya menyadari bahwa akan sulit untuk mengharapkan permintaan maaf yang tulus dari mereka.

Apa yang membuat kamu akhirnya melapokan mereka?

Sangat menyakitkan setiap kali saya memikirkan kejadian hari itu. Sebab, itu sangat memalukan dan menyakitkan walau saya sudah berusaha tidak membicarakan atau mengingatnya.

Setelah saya mengetahui perihal grup chat tersebut, saya sadar walau saya menganggap mereka teman baik tapi mereka tidak berpikiran sama. Saya berpikir bahwa mereka hanya memperlakukan saya seperti sebuah objek. Saya malu. Saya harap mereka membayar kejahatan mereka.

Bagaimana perasaan kamu setelah mengajukan gugatan hukum?

Saya khawatir kalau saya akan dapat balasan apabila polisi tidak menyelidiki dengan benar kasus ini. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi apabila mereka membantah melakukan pelecehan. Saya takut identitas saya akan diekspos dan orang akan tahu bahwa saya adalah korban.

Editor : Novianti Setuningsih



Close Ads