alexametrics

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand

17 Desember 2018, 16:29:24 WIB

JawaPos.com – Bagi beberapa peserta, salah satu tantangan sebelum kontes berlangsung adalah menempuh perjalanan panjang. Berikut beberapa peserta yang datang jauh-jauh dari negara asalnya menuju Thailand demi Miss Universe 2018

ROMINA LOZANO (PERU)

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand
(SALMAN TOYIBI / JAWA POS)

Peru merupakan salah satu negara terjauh dari Bangkok. Lozano membutuhkan waktu tiga hari untuk bisa tiba dari Peru ke Bangkok. ”Saya dari Peru, lalu ke Meksiko dulu, Los Angeles, Taiwan, lalu Bangkok,” jelasnya. Seharusnya penerbangan berlangsung dua hari. Tapi, karena ada pembatalan di Meksiko, perjalanan bertambah sehari. Syukurlah, Miss Peru ini bisa tiba di Bangkok tepat waktu pada 1 Desember.

STHEFANY GUTIERREZ (VENEZUELA)

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand
(SALMAN TOYIBI / JAWA POS)

Gutierrez membutuhkan waktu 24 jam untuk tiba di Bangkok. Dia berangkat dari Venezuela, lalu ke Paris, dan akhirnya tiba di Bangkok. Untuk menjaga kesehatan dan tenaga, dia lebih banyak tidur di pesawat. ”Menjadi ratu kecantikan di Venezuela tak ubahnya bekerja secara profesional, jadi aku harus selalu prima,” ucapnya.

VALERIA MORALES (KOLOMBIA)

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand
(SALMAN TOYIBI / JAWA POS)

Perlu waktu 26 jam untuk terbang dari Bogota ke Bangkok. Tak hanya Morales, keluarga dan teman-temannya juga menempuh perjalanan yang sama lamanya. ”Tak apalah kami pergi jauh, asalkan bisa memberikan semangat demi negara dan anak saya,” kata Vivian Delgado, 40, ibu Morales.

MARIE ESTHER BANGURA (SIERRA LEONE)

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand
Sejumlah kontestan Miss Universe 2018 memberikan salam kepada penonton usai tampil di acara Preliminary Show di IMPACT Arena, Bangkok, Thailand, Kamis (13/12). (SALMAN TOYIBI / JAWA POS)

Miss Sierra Leone ini datang ke Bangkok bukan sebagai kontestan, tetapi sebagai observan. Sebab, dia terlambat tiba. Penyebabnya adalah masalah visa. ”Di negara kami, mengurus visa harus dilakukan ke Nigeria,” urainya. Prosesnya pun cukup lama. Hal itu belum ditambah dengan penerbangan dari Sierra Leone ke Bangkok. ”Dari Sierra Leone, ke Ghana, lalu Nigeria, Ethiopia, lalu ke Bangkok. Total semua tujuh hari,” ujar National Director Natasha Beckley. Meski demikian, dia menegaskan bahwa Marie bisa berkompetisi tahun depan.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (len/c17/jan)

Perjalanan Panjang Peserta Miss Universe 2018 ke Thailand