alexametrics

Kata Lucky Hakim, Korban-korban Penipuan oleh Oknum Kemendag Diancam

17 Oktober 2020, 17:14:21 WIB

JawaPos.com – Setelah Lucky Hakim bersuara membongkar modus kejahatan yang diduga dilakukan oknum Kementerian Perdangan, beberapa orang yang menjadi korbannya juga ikut bergabung dengan Lucky dan siap menuntut keadilan.

Lucky mengatakan, korban-korban sengaja dibikin ketakutan untuk bersuara atau supaya tidak membuat laporan polisi. Karena jika hal itu dilakukan, pelaku yang bernama Dini dan Muhammad Yusuf (oknum Kemendag) mengancam akan melaporkan ke polisi, sekaligus mengadukannya ke pengadilan dengan tuduhan wanprestasi.

“Saking jahatnya orang itu, saya yakin banyak orang yang masih takut untuk melaporkan. Karena apa ? Ketika kita melapor, kita akan dilaporkan balik plus kita dilaporin ke pengadilan,” terang Lucky Hakim.

Dengan ancaman yang mereka berikan ke korban, orang yang mengalami kerugian hanya ratusan juta disebut Lucky tidak akan bersuara karena risiko yang ditanggung korban dan perusahaannya cukup besar. Namun berhubung Lucky Hakim nominalnya cukup besar mencapai Rp 8,8 miliar rupiah, dia pun rela pasang badan dan tentu sudah mempertimbangkan segala risikonya.

Baca juga: Lucky Hakim Kena Tipu Oknum PNS Kemendag Rp 8,8 Miliar

Lucky Hakim berharap pemerintah memberikan perhatian atas kasus yang dialaminya. Apalagi modus penipuan ini dilakukan di gedung kementerian dan, kata Lucky, dilakukan secara terang-terangan.

“Ini harus menjadi perhatian untuk penyelenggara negara baik yudikatif, legislatif, maupun eksekutif. Bahwa banyak orang yang memanfaatkan jabatan, seragam, dan gedung-gedung pemerintahan yang dari uang rakyat, tapi dipakai untuk hal seperti ini,” ungkapnya.

Lucky Hakim menjadi korban penipuan senilai Rp 8,8 miliar setelah perusahaannya mendapat penawaran tender kerjasama pembelian tiket perjalanan dinas Kementerian Perdagangan. Tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan mencapai 20 persen dari modal, perusahaan Lucky Hakim pun memutuskan bekerjasama.

Namun setelah dijalani, kerjasama ini ternyata tidak sesuai harapan. Keuntungan yang dijanjikan juga tidak ada. Lucky Hakim bahkan cuma diberikan cek kosong setelah melakukan penagihan.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : Abdul Rahman




Close Ads