alexametrics

Ramai Disorot karena Laporan Syahrini, Lia Ladysta Ogah Ambil Endorse

16 Oktober 2020, 21:45:51 WIB

JawaPos.com – Nama pedangdut Lia Ladysta kembali menjadi sorotan publik beberapa waktu belakangan usai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pencemaran nama baik laporan Syahrini. Meski dirinya menjadi sorotan, Lia mengaku tidak mau mengambil keuntungan dari kasus ini.

Sejumlah artis memang ada yang memanfaatkan momen saat menjadi sorotan publik menerima banyak endorse produk. Namun Lia Ladysta mengaku menolak endorsement karena dia tidak mau mengambil keuntungan atas kasus yang kini membelitnya.

“Aku kalau mau, endorse banyak banget (tawaran) tapi aku nggak terima. Aku nggak mau ambil keuntungan apapun dalam masalah ini. Kalau nggak percaya buka aja Instagram aku nggak ada endorse satupun,” aku Lia Ladysta.

Dia hanya berharap kasusnya dengan Syahrini ini bisa cepat selesai. Dia akan senang apabila kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi.

Namun apabila mediasi tidak dapat terlaksana, Lia siap jika kasus ini harus berakhir di pengadilan. Lia Ladysta mengaku tidak takut menghadapi kasus ini karena merasa tidak bersalah dan tidak merasa mencemarkan nama baik Syahrini.

Kendati tidak ada ketakutan walau sudah ditetapkan sebagai tersangka, Lia Ladysta mengakui bahwa dirinya kerap bertanya kepada pengacaranya soal perkembangan kasus. Dia menanyakan hal itu karena keluarganya di kampung kerap bertanya.

“Kalau akunya sendiri sih nggak takut. Aku nggak ada kekhawatiran, kita ikuti saja proses hukumnya seperti apa,” aku mantan personel Trio Macan itu.

Lia Ladysta dilaporkan Syahrini ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik pada Maret 2019. Laporan itu dilakukan lantaran Syahrini merasa dirinya dikait-kaitkan dengan ‘Pak Haji’, pengusaha asal Kalimantan oleh Lia Ladysta. Laporan itu dibuat Syahrini dengan diwakili oleh kuasa hukumnya. Laporan terdaftar dengan nomor LP/1690/III/2019/PMJ/DITRESKIMSUS.

Lia Ladysta dijerat dengan Pasal 27 Ayat (3) JO Pasal 45 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Abdul Rahman




Close Ads