alexametrics
Berkaca dari Kematian Sulli

Para Seleb Korea Buka Suara Soal Kesehatan Mental dan Komentar Jahat

16 Oktober 2019, 10:42:10 WIB

JawaPos.com – Penyanyi dan aktris Korea Sulli ditemukan meninggal pada 14 Oktober 2019 di rumahnya, Seongnam, Gyeonggi-do. Polisi mengatakan Sulli diduga bunuh diri. Meski masih diselidiki penyebab kematiannya, tapi Sulli sempat mencurahkan isi hatinya beberapa waktu lalu.

Dalam rekaman video yang tersebar, Sulli mengungkapkan kenapa banyak orang yang berkata jahat tentang dirinya dengan suara yang lirih. Padahal ia bukanlah orang yang jahat. Yup, bukan rahasia lagi kalau beberapa komentator jahat sempat melontarkan kata-kata kasar di media sosialnya.

Bahkan, jauh sebelum itu, pada 2018, Sulli pun pernah mengaku kalau dirinya mengalami gangguan kesehatan mental, yakni panic disorder dan fobia sosial. Berkaca dari kasus Sulli, beberapa seleb Korea pun angkat bicara soal perawatan kesehatan mental di dunia hiburan dan komentar jahat netizen.

Seperti dilansir dari laman Allkpop, Rabu (16/10), aktor Shin Hyun Jun menyebut kalau komentator jahat merupakan pembunuh tak berwajah dan pengecut. Pernyataan itu ia tuangkan lewat unggahan Instagram pada 14 Oktober.

“Kehidupan lain yang berharga telah meninggalkan kita. Komentator jahat. Kamu adalah pembunuh yang pengecut dan tak berwajah,” tulis Shin Hyun Jun.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

또 한명의 소중한 생명이 우리 곁을 떠났습니다 … 악플러 — 비겁하고 얼굴 없는 살인자입니다 —

Sebuah kiriman dibagikan oleh Hyunjoon Shin (@_shinhyunjoon_) pada

Sedangkan Dongwan Shinhwa mengunggah tulisan yang mengkritisi perawatan kesehatan mental saat ini di industri hiburan. Dalam tulisannya, Dongwan berbicara sebagai mantan trainee dan artis dari SM Entertainment sendiri.

“Bahkan dalam kondisi yang keras di mana orang-orang muda tidak dapat makan dengan benar atau tidur dengan benar, semakin banyak orang dewasa menuntut agar mereka mengenakan senyum yang cerah dan sehat. Anda harus seksi, tetapi Anda tidak bisa berhubungan seks, Anda harus tegar, tetapi Anda tidak bisa bertarung dengan siapa pun. Inilah yang dituntut dari mereka,” salah satu isi tulisan Dongwan.

“Banyak trainee saat ini sedang berjuang dalam diri mereka sendiri, memperdebatkan seberapa banyak penyakit yang dapat mereka tanggung dalam hati mereka dan terus bekerja, semua demi kebaikan yang diberikan oleh uang dan ketenaran,” lanjutnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

운동선수들이 인대 부상을 입는 경우 보존치료나 재활만으로 회복이 가능한 케이스라 해도 대부분 후유증을 감내하고 수술을 권유받습니다. 부상 뒤의 치료 기간 또한 계약 기간에 포함되어 있기 때문이죠. _ 더 많은 매체들과 더 많은 연예인들이 생겨나면서 서로에게 강요받는 것들이 많아지고 있습니다. 어린 친구들이 제대로 먹지 못하고, 편히 자지도 못하는 상황에서도 건강하고 밝은 미소를 보여주길 바라는 어른들이 넘쳐나고 있습니다. 섹시하되 섹스하지 않아야 하고, 터프하되 누구와도 싸우지 않아야 하는 존재가 되길 원하고 있죠. _ 많은 후배들이 돈과 이름이 주는 달콤함을 위해 얼마만큼의 마음의 병을 갖고 일할 것인가를 고민하고 있습니다. 향정신성의약품이 얼마나 ‘간편하고 빠른 일’인지, 얼마나 ‘많은 부작용과 후유증’을 갖고 있는지, 수많은 논문과 보고서가 말해 주고 있습니다. 본인이 원해서 혹은 빠른 해결을 위해 약물을 권유하는 일을 더 이상 방관해서는 안 됩니다. 대형 기획사들의 안일한 대처는 접촉 없이도 퍼지게 될 전염병의 숙주가 될 수 있다는 걸 간과해서는 안 될 것입니다.

Sebuah kiriman dibagikan oleh 김동완 (@danedwkim11) pada

Bahkan Dongwan membahas tentang psikotropika yang disodorkan sebagai obat penenang yang cepat dan mudah.

“Sejumlah penelitian ilmiah dan hasil penelitian telah memberi tahu kami dengan tepat bagaimana ‘cepat dan mudah’ atau berapa ‘banyak efek samping dan efek samping’ yang ada dalam obat-obatan psikotropika. Kita tidak bisa lagi duduk dan menonton ketika mereka menawarkan obat-obatan seperti itu hanya karena orang tersebut menginginkan bantuan, atau untuk menyelesaikan masalah dengan cepat,” tulisnya lagi.

“Kita tidak boleh gagal untuk melihat betapa mudahnya tindakan malas dari perusahaan hiburan besar dapat menjadi tuan rumah dari virus menular yang dapat menyebar secara instan,” tutupnya.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara dengan Busan Report, orang dalam industri hiburan mengungkapkan bahwa Sulli menderita karena komentar jahat. “Sulli mengalami masa sulit berurusan dengan komentar jahat. Dia secara konsisten meminta labelnya untuk mengambil tindakan guna menangani komentar ini,” ujar sumber tersebut dilansir dari Allkpop.

Dia pun mengatakan telah memberi tahu agensi akan permintaan perlindungan tersebut melalui manajernya. Sebagai agensi yang menaungi Sulli, pada 2018, SM Entertainment pun mengumumkan kalau mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap komentator jahat.

Namun, label tersebut kemudian mengungkapkan alamat IP pengguna yang terdaftar di negara asing, sehingga sulit untuk melacak pengguna.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah



Close Ads