alexametrics

Sebagai Murid, Syakir Daulay Jemput Syekh Ali Jaber di Bandara

15 September 2020, 18:48:05 WIB

JawaPos.com – Syekh Ali Jaber mengalami penusukan oleh orang tak bertanggung jawab saat menyampaikan cemarah di Bandar Lampung pada Minggu (13/9). Akibat insiden tersebut, bahunya mengalami luka dan mendapat 10 jahitan.

Syekh Ali Jaber sudah tiba di Jakarta sejak kemarin dan langsung dijemput oleh Syakir Daulay yang merupakan murid dari penceramah kelahiran 3 Februari 1976 tersebut. Syakir menjemputnya di salah satu bandara di Jakarta. Syakir satu mobil dengannya dan mengantarkan sang ulama pulang ke rumah.

Amir selaku manajer mengatakan bahwa Syakir Daulay sengaja menjemput Syekh Ali Jaber sebagai bentuk penghormatan kepada sang guru. “Hubungannya murid dan guru, makanya kita jemput di bandara Jakarta,” katanya saat berbincang dengan JawaPos.com Selasa (15/9).

Dia mengatakan Syakir Daulay menjadi murid Syekh Ali Jaber sudah lama sejak masih mondok di Pesantren Daarul Qur’an di bawah pengasuhan Ustad Yusuf Mansur. Amir juga mengungkapkan kondisi Syekh Ali Jaber yang sudah membaik.

“Alhamdulillah membaik. Tapi harus istirahat dahulu,” ujarnya.

Selama dalam perjalanan di dalam mobil, Syakir Daulay mewawancarai Syekh Ali Jaber untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik aksi penusukan oleh seorang pemuda di Bandar Lampung. Syekh Ali Jaber mengatakan dirinya tidak menyangka pemuda yang mendekatinya akan melakukan penusukan dengan pisau.

“Ada orang berlari ke saya, saya pikir mau ngantar HP. Tiba-tiba dia loncat dan langsung nusuk. Alhamdulillah Allah takdirkan gerakkan tangan saya dan pisaunya masuk di sini (bahu),” kata Syekh Ali Jaber saat berbincang dengan Syakir Daulay.

Menurut penuturannya, kemungkinan pelaku menyasar bagian leher atau kepalanya. Syekh Ali Jaber bersyukur Allah menyelamatkan nyawanya. “Saya pikir karena dia loncat dari atas ke bawah, mungkin nyasar bagian kepala atau leher gitu,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Syekh Ali Jaber, usai kejadian penusukan tersebut, para jamaah langsung bergegas menangkap pelaku dan memukulinya. Syekh Ali Jaber kemudian meminta para jamaah pengajian untuk tidak main hakim sendiri. Dia pun meminta mereka untuk berhenti memukuli pelaku.

“Saya bilang tolong amankan dia di ruangan sampai aparat polisi datang,” katanya.

Sementara Syekh Ali Jaber langsung dibawa jamaah ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan. Luka yang dialaminya cukup dalam sampai pisau bagian depan patah. Dokter yang menanganinya memberikan 10 jahitan.

“Sebenarnya 10. Daging bagian dalam dijahit dulu, setelah itu dijahit lagi bagian luarnya,” tuturnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Abdul Rahman




Close Ads