alexametrics

Pecat 15 Staf, Meghan Markle Isyaratkan Tak Akan Kembali ke Inggris

14 Februari 2020, 21:40:25 WIB

JawaPos.com – Pangeran Harry dan Meghan Markle secara resmi menutup kantor dinas mereka di Istana Buckingham. Selain itu, mereka juga memecat 15 staf yang bekerja untuk mereka.

Duke dan Duchess of Sussex mengumumkan mereka mundur dari kerajaan pada awal 2020. Penutupan kantor dinasnya itu merupakan pertanda bahwa pasangan tidak mungkin akan pernah kembali ke Inggris.

Sementara sumber-sumber yang dekat dengan pasangan itu mengharapkan Meghan dan Harry tetap bisa mengunjungi Inggris sekali waktu. Dengan tidak ada lagi tugas kerajaan, pasangan itu tak lagi membutuhkan kantor di Istana Buckingham.

Mayoritas staf yang dipekerjakan oleh Harry dan Meghan, beberapa akan dipindahkan ke daerah lain di dalam Istana. Istana Buckingham menolak untuk mengomentari masalah kepegawaian, tetapi sebuah sumber kerajaan mengatakan kepada Daily Mail UK bahwa para staf sangat loyal kepada Sussex dan memahami srta menghormati keputusan yang telah diambil.

Di antara staf yang kehilangan pekerjaan adalah sekretaris pribadi pasangan itu, Fiona Mcilwhan. Ada juga kepala komunikasi mereka yakni Sara Latham yang sebelumnya bekerja untuk keluarga Obama dan Hillary Clinton.

Sejak pengumuman mundurnya mereka pada Januari 2020, Duke dan Duchess telah merekrut staf independen di AS dan Kanada untuk membantu mengatur jadwal dan membuat situs web baru mereka. Agenda paling dekat, Harry dan Meghan kemungkinan akan menghadiri kebaktian Commonwealth Day pada 9 Maret mendatang.

Meski begitu, kini Meghan Markle merasa jauh lebih tenang dengah kehidupan bersama keluarga kecilnya. Meghan Markle justru jauh lebih punya waktu bersantai bersama Archie dan kedua anjingnya, bisa memasak, dan berlatih yoga sambil tetap menghadiri kegiatan organisasi perempuan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads