alexametrics

Teuku Rassya Kaget Tamara Bleszynski Jadi Korban Kasus Penipuan

13 Oktober 2021, 19:53:00 WIB

JawaPos.com – Teuku Rassya mengaku kaget saat tahu ibunya, Tamara Bleszynski, menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh rekan bisnisnya. Selam ini, Rassyamemang tidak terlalu tahu terkait hal-hal detail yang dialami sang ibunda karena memang tinggal terpisah. Rassya tinggal di Jakarta, sementara Tamara menetap di Pulau Dewata Bali dan punya usaha di sana.

“Pastinya kaget lah. Yang namanya ibu kan kalau kita lihat ibu dalam situasi yang sulit ya kita juga berharap masalah ini dapat dilalui dengan baik lah pastinya,” kata Teuku Rassya saat ditemui di bilangan Kebon Sirih Jakarta Pusat Rabu (13/10).

Teuku Rassya mengaku sudah diceritakan oleh ibunya terkait permasalahan yang sebenarnya terjadi. Namun, ia tidak mau berbagi cerita dengan awak media lantaran takut ada kesalahan. Yang pasti Tamara, kata Rassya, menjadi korban kasus penipuan dan penggelapan dana terkait permasalahan bisnis.

Sebagai anak, Teuku Rassya mengaku ikut merasakan kesedihan setelah tahu ibunya menjadi korban penipuan. Apalagi kasus ini melibatkan dana yang sangat besar.

Teuku Rassya menegaskan bahwa dirinya siap membantu Tamara Bleszynski apabila ia membutuhkan bantuan. “Kalau mama butuh apa-apa ya Insya Allah Rassya bisa support lah,” tuturnya.

Diketahui, Selasa (12/10) kemarin, Tamara Bleszynski mendatangi Bareskrim Polri dengan tujuan melaporkan rekan bisnisnya. Sayangnya, polisi belum menerima laporan Tamara karena ada beberapa berkas yang harus dilengkapi terlebih dahulu.

Dalam kasus ini, Tamara Bleszynski mengalami kerugian sangat besar dengan total kerugian mencapai belasan miliar rupiah. Suara Tamara terdengar bergetar tak kuasa menahan kesedihan atas kasus yang dialaminya. Dia pun memohon keadilan dalam hal ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua teman teman. Saya juga berdoa mudah-mudahan ada keadilan bagi saya. Saya sudah belasan tahun menderita, saya sedih sekali. Saya tidak tahu kecuali minta bantuan sama negara,” kata Tamara Bleszynski tak kuasa membendung tangis di Bareskrim Polri Selasa (12/10).

Sayangnya tidak ada penjelasan detail terkait bisnis apa yang dilakukan Tamara dengan rekan bisnisnya hingga mengakibatkan kerugian dalam jumlah besar. Tamara bersama kuasa hukumnya masih enggan menjelaskan kronologi dugaan penipuan dan penggelapan yang kabarnya terjadi sejak belasan tahun silam.

“Kita belum sampai membuat laporan. Tolong kawan kawan membantu untuk sama sama memenuhi beberapa dokumen. Yang jelas ini terkait dengan masalah bisnis. Ini sudah belasan tahun,” kata Djohansyah, pengacara Tamara.

Sang pengacara berjanji akan membuka permasalahan yang sesungguhnya dialami Tamara Bleszynski setelah berhasil membuat laporan polisi.” Kita sampaikan nanti. Laporannya belum dipenuhi,” kelitnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads