Berhasil Bebaskan Seorang Nenek, Kim Kardashian Perdalam Ilmu Hukum

12/09/2018, 14:21 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Kim Kardashian ikut kelas hukum untuk memperdalam ilmu hukumnya. (Getty Image)
Share this

JawaPos.com – Bintang reality show, Kim Kardashian disebut mengikuti sekolah hukum. Hal itu diketahui dari suaminya, Kanye West.

Kim Kardashian belum lama ini memang menjadi pembicaraan setelah sukses membebaskan narapidana pengedar narkotika, Alicie Marie Jhonson bebas dan tengah berupaya juga membebaskan Chris Young dari kasus narkoba.

Merespon pernyataan publik mengenai pengalaman Kim Kardashian di bidang hukum, ibu dari tiga anak ini mulai berusaha membekali dirinya dengan pengetahuan hukum yang benar. Dia mengikuti sebuah pelatihan hukum.

“Istri saja sekarang tengah belajar hukum dan ini hal serius untuk kami,” kata Kanye West pada U.S TV Show, saat mendatangi fashion show Ralph Lauren di New York Fashion Week (NYFW), pada Jumat (7/9) pekan lalu.

Kemudian, Kanye West mengatakan bahwa membantu mereka yang membutuhkan akan menjadi prioritas dirinya dan Kim Kadarshian ke depannya. Terutama, mereka yang keturuan Afro-Amerika.

"Saya suka (Kim Kadarshian membantu orang lain). Itu akan menjadi fokus kami, yakni membantu mereka yang tidak memiliki suara, menghancurkan sistem kelas sosial. Ada 2 juta orang keturunan Afro-Amerika dipenjara saat ini. Kami akan membantunya bertahap," imbuh Kanye West, sebagaimana ditulis Aceshowbiz, Selasa (11/9).

Diketahui, Kim Kadarshian mengungkapkan sudah berbicara dengan Gedung Putih untuk membebaskan Chris Young yang tidak mendapatkan pembebasan bersyarat karena tuduhan kepemilikan ganja dan setengah gram kokain.

Tak berhenti sampai di situ, Kim Kadarshian juga berbicara dengan menantu sekaligus penasiha senior Trump, Jared Kushner untuk membicarakan perubahan aturan mengenai hukuman.

Sebelumnya, Kim Kadarshian juga berbicara langsung pada Presiden Donald Trump untuk membebaskan Alice Marie Jhonson, yang dihukum seumur hidup sejak tahun 1996 karena hanya berperan mengangkat telepon dalam kasus narkotika. Akhirnya, nenek 63 tahun tersebut dibebaskan setelah 22 tahun mendekam di balik jeruji besi.

(str/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi