alexametrics

Mengenang Rudy Badil dari Kacamata Indro Warkop

Rudy Badil Sebagai Ayah dan Sahabat
12 Juli 2019, 07:56:55 WIB

JawaPos.com – Kepergian Rudy Badil kehadapan sang Pencipta memang menyisakan duka dan kenangan yang dalam bagi keluarga serta sahabat. Tak terkecuali keluarga termuda dari grup lawak Warkop, Indro.

Yup, tak semua orang mengenal Rudy Badil sebagai sosok yang berjasa di balik kemunculan grup lawak Warung Kopi DKI atau yang dikenal Warkop DKI. Namanya memang tak terkenal seperti Kasino, Dono, dan Indro, tapi Rudy telah meninggalkan jejak baik bagi para sahabatnya.

Seperti yang diungkapkan Indro Warkop saat memberikan penghormatan kepada Rudy Badil di Rumah Duka Dharmais Jakarta, Kamis malam (12/7). Bagi Indro, almarhum Rudy adalah sosok ayah sekaligus sahabat. Meski tak banyak orang tahu tentang kiprah Rudy bersamanya Dono serta Kasino tapi harus diakui Warkop DKI tidak akan ada kalau tak ada beliau.

Sehingga, ungkap Indro, Warkop bisa menjadi seperti sekarang itu karena Rudy Badil. Sebab harus diakui, almarhum Rudy memang seorang seniman dengan banyak ide yang sangat kreatif.

“Orang yang tegas, kreatif, seniman, pencinta alam, orang yang panutan banget buat saya. Rudy Badil itu kreatornya Warkop. Jadi ga cuma sahabat tapi memang seperti orang tua buat saya, Kasino, Dono,” ujar Indro pada JawaPos.com disela-sela prosesi penghormatan terakhirnya terhadap almarhum Rudy.

Indro Warkop bersama kawan-kawan seperjuangan almarhum Rudy Badil saat melakukan penghormatan terakhir di Rumah Duka Dharmais Jakarta, Kamis malam (12/7). (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

Jika dilihat sejarah panjang Warkop, Rudy dan Indro memang dua orang yang tersisa dari perjalanan grup lawak tersebut. Bahkan Indro pernah berucap, jika dilihat berdua, Rudy bersama dirinya bagaikan The First and The Last. Karena Rudy memang orang pertama dari anggota grup lawak Warkop dan Indro yang paling muda.

Untuk itu, banyak kenangan yang ditinggalkan almarhum Rudy bersama Indro. Namun salah satu yang paling terkenang bagi Indro adalah kegigihannya menikmati hidup. Harus diakui, sosok yang sering disapa ‘Babeh’ oleh Indro ini memang memiliki karakter yang keras dan pandangan yang luas dalam hidup.

Diungkapkan Indro, misalnya, dalam keadaan yang tak lagi prima, almarhum Rudy masih berkeinginan untuk kumpul bersama teman-teman pencinta Alam. Dirinya bahkan sempat diajak Rudy untuk sekali lagi menaklukan puncak Semeru yang rencananya akan dilakukan pada September tahun ini. Rudy memang tak hanya kreator Warkop DKI, tapi juga pencinta alam yang akrab dengan Soe Hoek Gie.

Bahkan, ketika Indro mengingatkan almarhum akan kebiasaan makannya yang sembarangan, Rudy hanya bilang kalau hidup dan mati di tangan Tuhan, bukan makanan.  “Tak hanya warkop tapi juga mapala, mereka juga tahu, Badil orang yang baik. Selamat jalan dan semoga Tuhan memberikan surganya untuk Badil,” tutup Indro.

Perlu diketahui, Rudy Badil, pendiri sekaligus anggota awal kelompok lawak Warkop DKI tutup usia hari ini, Kamis (11/7). Rudy meninggal usia pukul 07.13. Sebelumnya Rudy Badil sempat menjalani perawatan intensif di RS Hermina, Depok.

Putra Rudy Badil, Banu Adikara bersama kerabatnya. (Istimewa)

Banu Adikara, putra almarhum Rudy Badil mengatakan, sebelumnya ayahnya menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Hermina sejak Senin (8/7). “Selama di RS Hermina saya terus mendampingi beliau,” ungkap Banu kepada JawaPos.com, Kamis (11/7).

Bicara soal kiprahnya di Warkop DKI, awalmya Rudy bersama Kasino dan Nanu Mulyono menggarap grup tersebut karena sama-sama mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

Barulah pada 1976, Dono dan Indro bergabung. Kala itu, Rudy memutuskan mundur karena kerap mengalami demam panggung setelah Warkop DKI semakin laris. Rudy Badil juga dikenal sebagai jurnalis senior.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah