alexametrics

Demi Tempuh Kemacetan, Patricia Gouw Naik Ojek Online Tiap Hari

12 Juli 2019, 13:39:33 WIB

JawaPos.com – Tak gengsi naik transportasi umum, itulah yang dilakukan presenter, model, dan influencer Patricia Gouw. Di tengah aktivitasnya yang padat, jebolan Asia Next Top Model itu memahami realitas kota Jakarta yang padat dan macet. Untuk bisa sampai ke lokasi dengan tepat waktu, maka transportasi ojek online menjadi pilihannya sehari-hari.

Jawaban-jawaban kocak juga dilontarkannya terkait alasan mengapa dirinya memilih naik ojek online. Patricia mengaku hampir setiap hari naik ojek online menembus kemacetan ibukota.

“Naik ojek online tiap hari. Senangnya sih, pasti setiap orang maunya punya mobil sendiri nih kalau ditanya. Cuma kan kita harus lihat realitasnya nih. Keadaan ibukota kan keras ya. Kalau kita hanya idealis dengan mobil sendiri, ya ga bisa sampai ontime dong,” ungkapnya tertawa dalam peluncuran Japota, keripik kentang rasa Umami Japanese Seaweed dan Happy Honey Butter oleh Calbee Wings, di Jakarta, Kamis (11/7).

Untuk membawa semua keperluan busana dan make-up, Patricia membawa tas punggung (bagpack) serta totebag tambahan. Sesekali dia menyuruh sopirnya untuk menjemputnya pulang.

“Biasanya sopirku nyusul pas pulang. Mau gimana lagi, rumahku di Sunter kan, 3 sisi kemacetan. Dari Tebet macet, dari Pramuka macet, dari tol apalagi kan,” jelasnya.

Kebiasaanya naik transportasi massal sudah biasa dilakukannya sejak sekolah. Dulu ketika duduk di bangku SMA, Patricia pulang pergi naik TransJakarta.

“Wah kalau TJ sih sudah dari zaman SMA ya. Baru pertama kali TJ muncul saya sudah naik. Sambung-sambung bajaj,” katanya.

Ketika ditanya soal pengalaman seru naik transportasi umum atau ojek online, Patricia menjawab kocak. Berhubung naik motor dan memakai helm, maka dia bisa menghindari debu atau digoda pria.

“Kan pakai helm ya, dulu kan saya bukan artis. Kalau sekarang sih karena pakai helm ya enggak digodain dong,” tuturnya.

Jawaban kocak lainnya ketika ditanya cara mengantisipasi make-up yang luntur ketika naik ojek online. Patricia pun jarang untuk melakukan polesan ulang (touch-up) karena kesibukannya.

“Ya helmnya saya buka kacanya biar ada angin-anginnya. Enak kan tuh dingin-dingin udaranya. Turun sudah enggak touch-up lagi,” katanya tertawa.

Baginya naik transportasi online tak perlu gengsi apalagi di depan teman selebiriti lainnya. Hal itu lumrah dilakukan di tengah kemacetan ibukota yang kian padat.

“Enggak ada yang salah kok naik ojek online, kenapa emang? Manusiawi lah, wajar macet di mana-mana,” katanya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani