alexametrics

Bikin Happy, Intip Kebiasaan Ngemil Sehat Ala Patricia Gouw

12 Juli 2019, 10:10:29 WIB

JawaPos.com – Patricia Gouw dikenal sebagai model dan influencer. Dia kini juga sibuk menjadi presenter infotainment. Di sela-sela kesibukannya, Patricia tetap berusaha menjaga kebugaran tubuhnya dengan pola makan seimbang. Baginya, mengemil atau snacking time tak masalah asal dilakukan dengan seimbang.

Ditemui dalam peluncuran Japota, keripik kentang rasa Umami Japanese Seaweed dan Happy Honey Butter oleh Calbee Wings, Patricia mengungkapkan tetap butuh camilan untuk membuat tubuhnya tetap berenergi di tengah jadwalnya yang padat. Meski begitu, dia tetap melakukan olahraga dan aktivitas fisik untuk tetap menyeimbangkan asupan dan tak berlebihan dalam mengonsumsi camilan.

“Saya enggak bisa kalau enggak ngemil. Balance sih ya, karena jadwal saya kan mengandalkan badan saya. Segala kesibukan saya mengandalkan kesehatan saya, kalau sudah merasa lemas saya merasa tetap butuh camilan berprotein,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/7).

Patricia menambahkan dia selalu mencontoh neneknya yang berusia 83 tahun dan tinggal di Singapura. Di usia sepuh, tetap aktif dan sehat karena rajin bergerak serta olahraga.

“Saya olahraganya agak turun nih. Tapi sebisa mungkin mending naik tangga, atau peregangan badan. Sesekali gym juga. Karena nenek saya itu jalannya lebih cepat malah kalau kami sama-sama liburan. Karena selalu jalan kaki ke mana-mana,” ungkapnya tertawa.

Karena itu, salah satu kegiatan favoritnya adalah mengemil. Patricia pasti mampir ke mini market untuk membeli stok camilan di kamarnya.

“Snacking itu bisa bikin kita happy lho. Apalagi kalau snacking bareng teman-teman,” tuturnya.

Ilustrasi pentingnya snacking time disela-sela kesibukan. (The Korea Herald)

Hal senada diungkapkan Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo. Menurutnya kebiasaan menikmati snack yang sudah menjadi bagian dari hidup, merupakan salah satu cara efektif melepas penat setelah seharian beraktivitas. Menikmati snack dengan teman sembari ngobrol bersama merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan berbagai pikiran yang dirasakan oleh mereka.

“Bisa dengan berbagi snack salah satu cara membuka komunikasi. Sesimpel kalau kita menawarkan snack ke teman sebelah kemudian kita bisa langsung mulai ngobrol. Obrolan ini bisa saling berbagi pikiran dan berkeluh kesah,” jelas Vera.

Senior Brand Manager Japota, Michael Brian menjelaskan menurut survey yang dilakukan oleh CaIbee Wings dan Jakpat terhadap responden yang tersebar di berbagai kota Indonesia, 51,33 persen orang Indonesia mengaku suka menikmati snack saat sedang belajar, bekerja ataupun beraktivitas Iainnya. Dikarenakan rasa penat yang dirasakan mereka dalam kegiatan sehari-hari, sebanyak 50,95 persen orang Indonesia juga mengaku suka menikmati snack untuk membuat mood menjadi Iebih baik.

Bahkan anak muda Indonesia yang berusia 18-25 tahun, rata-rata menikmati snack sampai 3 kali sehari. Snacking telah terbukti menjadi bagian yang besar dalam keseharian hidup masyarakat Indonesia pada umumnya. terutama bagi millennials dan Gen Z.

“Kondisinya inilah yang memotivasi kami memberikan masyarakat Indonesia pengalaman snacking yang tak terlupakan. Dengan memiliki tiga elemen keripik kentang yang ideal yaitu dapat meningkatkan rasa senang (Fun), memuaskan diri (Self-Satisfaction) dan kesempatan untuk berbagi (Sharing),” tutup Michael.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads