alexametrics

Ammar Zoni: Irish Bella Adalah Perempuan Terkuat

10 Oktober 2019, 19:12:33 WIB

JawaPos.com – Pasangan selebriti Ammar Zoni dan Irish Bella masih berduka pasca meninggalnya bayi kembar perempuan mereka di dalam kandungan Irish, Minggu (6/10). Sambil menahan tangis, keduanya berusaha tetap tegar menghadapi kenyataan.

Ammar berusaha memberikan semangat pada istrinya itu yang hingga saat ini masih terus bersedih.

“Istri saya ini tegas dan kuat. Saya bingung saat itu bagaimana memberitahukan pada Irish. Kamu adalah perempuan paling kuat se-Indonesia,” kata Ammar Zoni sambil mengusap air mata Irish di kediaman mereka di Cinere, Depok, Kamis (10/10).

Ammar masih merasakan lengannya saat menggendong jenazah dua putrinya saat akan dimakamkan. Ia bahkan melarang istrinya untuk melihat kedua jenazah buah hatinya dikebumikan.

“Saya nggak kasih lihat. Karena takut jiwa Irish terguncang. Tapi Irish memaksa untuk lihat fotonya, dan saya kasih lihat pun luka bekas operasi di tubuh Irish langsung robek lagi karena menangis. Jadi sudah deh nggak usah. Tapi Irish benar-benar tegar banget,” tutur Ammar.

Ammar menambahkan, momen dia kehilangan anaknya menjadi yang ketiga kalinya ia ditinggalkan dua perempuan yang disayanginya. Pertama adalah adik perempuannya saat berusia 5 tahun, dan ibundanya saat Ammar berusia 12 tahun.

“Sudah terlalu banyak orang yang meninggalkan saya. Sekarang anak-anak saya. Kami minta mohon doa agar kami bisa tabah. Bisa tulus kembali lagi seperti semula. Mudah-mudahan kedua anak kami yaitu Ayona dan Ayora bahagia di sana,” tutur Ammar.

Mereka berdua memang sudah mempersiapkan kedua nama tersebut sejak lama. Ayona artinya kebahagiaan, kehangatan dan cinta. Sedangkan Ayora berarti keanggunan. Setiap kali Ammar bercerita, Irish hanya sesekali berkata sedikit sambil menahan tangis.

“Sampai sekarang saat bicara begini saja air mata langsung turun nggak bisa ditahan. Kami juga mohon maaf banyak teman-teman yang datang ke rumah sakit saat itu belum bisa kami temui karena keadaannya lagi sangat sedih,” tutur Irish singkat.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads