alexametrics

Soal Hadi Pranoto, Anji Dicecar 45 Pertanyaan Oleh Penyidik

10 Agustus 2020, 21:31:58 WIB

JawaPos.com – Musisi Anji memberikan keterangan di hadapan penyidik cyber crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada hari ini. Dia diperiksa sejak pukul 10.30 dan baru keluar dari ruang penyidik pada pukul 19.50 WIB.Anji mengatakan bahwa dirinya dicecar sekitar 45 pertanyaan.

 

“Ada sekitar 45 pertanyaan tapi ada pertayaan yang butirnya sampai E. Pegal juga ya belum makan malam nih,” kata Anji ditemani kuasa hukumnya Milano Lubis di Polda Metro Jaya, Senin (10/8).

 

Anji diperiksa penyidik berkaitan dengan laporan Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid terkait tudingan menyebarkan berita bohong melalui media elektronik. Selain Anji, laporan Muannas juga mencantumkan Hadi Pranoto sebagai pihak terlapor buntut dari pengakuannya menemukan obat Covid-19 dalam wawancaranya bersama Anji.

 

Pertanyaan terhadap Anji oleh penyidik berkisar soal identitas, tentang YouTube Dunia Manji, hingga peristiwa ketika mantan vokalis Drive itu mewawancarai Hadi Pranoto. “Tentang identitas saya, tentang YouTube Dunia Manji, lalu tentang kronologi kejadian wawancara,” ungkap Anji.

 

Pemilik 2,1 juta followers di Instagram itu mengatakan melakukan wawancara dengan Hadi Pranoto mengacu pada pemberitaan di media tentang Hadi dan hasil temuannya yang dinilai memberi secercah cahaya dan harapan di tengah masih gelapnya pandemi Covid-19 karena belum ditemukan obat Covid-19. “Sebelum saya melakukan interview, di sana memang ada beberapa media yang melakukan interview. Saya mendengarkan materinya, bahkan di tanggal 29 juli materi interview itu sudah ditayangkan sama media online,” paparnya.

 

Melihat sejumlah media mewawancara Hadi Pranoto, Anji pun  mulai yakin bahwa Hadi memang orang hebat yang hasil penelitiannya menemukan obat Covid-19. Dia pun berusaha menebalkan keyakinannya dengan mencari referensi di Google.

 

Merasa teryakinkan akan informasi yang dibacanya bahwa Hadi Pranoto adalah ahli yang temuannya bisa dipertanggung jawabkan, Anji pun mengatur melakukan wawancara bersama Hadi Pranotom Dia melihat hasil temuan Hadi membanggakan dan akan sangat bermanfaat bagi banyak orang. “Saya merasa materi wawancara di sana bermanfaat memberikan harapan buat saya dan disitu gak ada jual beli. Buat saya gak ada keuntungan juga. Saya melihat kita semua sudah jenuh, sudah lelah dengan pandemi ini. Tiba-tiba ada harapan. Buat saya itu adalah kebaikan untuk dibagikan,” paparnya.

 

Tak tahunya Anji belakangan baru tahu kalau  Hadi Pranoto ternyata bukan ahli mikrobiologi dan juga bukan seorang profesor. Klaimnya pun soal hasil temuan ramuan obat herbal bisa menyembuhkan Covid-19 juga dipatahkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Anji kaget tak kepalang.

 

Lebih lanjut diungkapkannya, ini adalah pengalaman pertama dia dilaporkan ke polisi. Anji melihat ada banyak pengalaman berharga yang diperolehnya dari kejadian tersebut. “Saya bru pertama kali dilaporkan seperti ini, dan baru pertama kali diperiksa,” paparnya. (*)

 

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman



Close Ads